Usung Program Smart Village dan Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung Sukses Dalam Realisasikan 33 Janji Gubernur

Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa Dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung dalam merealisasikan 33 Janji Agenda Kerja Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, terfokus pada Misi 2 (dua) yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik dan Misi 5 (lima) yakni “Membangun Kekuatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian dan Wilayah Pedesaan yang Seimbang dengan Wilayah Perkotaan”, dengan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village dan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa.

Berdasarkan data yang dihimpun gindhaansoriwayka.com dari Dr. Zaidirina, S.E,M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa Dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, berikut ini akan disampaikan capaiannya sejak tahun 2019 hingga 2024 selama Arinal Djunaidi menjabat sebagai Gubernur Lampung.

Pada Tahun 2019, dalam melaksanakan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan Program Pembinaan, Pengembangan Dan Perkuatan Desa, Adminitrasi Dan Kelembagaan Desa dengan sub kegiatan Pertama, Peningkatan Kapasitas aparatur Pemerintahan Desa, capaiannya Terlatihnya aparatur desa Kades, Sekdes, Kaur dan Kasi sebanyak 130 orang dari 130 desa.

Kedua, Penilaian Perlombaan Desa/Kelurahan Tingkat provinsi, Terselenggaranya lomba desa tingkat provinsi lampung dengan 3 pemenang kelurahan terbaik dan 3 pemenang desa terbaik. Serta dapat meraih juara harapan 1 tingkat nasional atas Desa Wates Way Ratai Kecamatan Way Ratai Kab. Pesawaran.

Ketiga, Pembentukan Labsite/Desa Percontohan, Mengikuti kegiatan PINDESKEL di Jakarta dengan menampilkaan produk-produk unggulan desa pada stand pameran nasional Terkait pelaksanaan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan 5 (lima) Program yakni, Pertama Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan, dengan sub kegiatan Pelatihan Perempuan Pedesaan dalam bidang usaha ekonomi produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K) dan Gerbang desa. Adapun capaiannya terselenggaranya Pelatihan Perempuan Dalam Usaha Ekonomi Produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K) dan Honorarium Tim Penyusun Kajian Program Desa Berjaya Provinsi Lampung, Perjalanan Dinas Monitoring dan Evaluasi Program Gerbang Desa Saburai se- Provinsi Lampung

Kedua, Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan, dengan sub kegiatan Pelatihan dan pengembangan BUMDES, Pelatihan Tata Kelola Pasar Desa dan Rekemis Kemitraan swasta/BUMN dan Usaha Kecil Menengah di pedesaan.

Adapun capaiannya, terselenggaranya Kegiatan BIMTEK Manajemen Pengelolaan BUMDES, Pelatihan Tata Kelola Pasar Desa dan Rakernis Kemitraan Swasta/BUMN & Usaha Kecil Menengah di Perdesaan, Rakernis Penguatan Kelembagaan Bumdesa & Bumdesa Bersama, Bimtek Manajemen Pengelolaan BUMDES.

Ketiga, Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa, dengan sub kegiatan Promosi hasil pembangunan desa, Temu konsultasi dan koordinasi Pemberdayaan masyarakat desa, Pelaksanaan,Pemantauan dan Pembinaan Bulan BhaktiGotong Royong masyarakat (BBGRM) Rangka Pembangunan Partisipatif, Pembentukan Desa model untuk meningkatkan keluarga sejahtera Prov, Lampung dan Monitoring evaluasi pelaksanaan dana desa serta Pembinaan pendamping profesional desa. Adapun capaiannya adalah Pelaksanaan Pameran dan Publikasi Pembangunan Desa, Pelaksanaan Temu Konsultasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Serta Rapat Koordinasi PMD, Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019, Koordinasi dan Konsultasi Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam rangka membangun desa melalui BBGRM, Pembentukan Desa Model dan Rapat Koordinasi dan Pembentukan Desa Model, Pelatihan Monitoring Evaluasi Dana Desa serta Rakernis Pendamping Profesional Desa.

Keempat, Program Pemantapan Koordinasi Program Khusus Lintas Sektoral dengan sub kegiatan Pembinaan , Monitoring dan Evaluasi Adat Budaya Masyarakat, Bantuan Pelaksanaan TMMD Provinsi Lampung dan Koordinasi Kelompok Kerja Operasional posyandu (POKJANAL POSYANDU) dalam rangka pemberdayaan posyandu. Adapun capaiannya adalah Pembinaan Adat Budaya Masyarakat dan Rapat Koordinasi Adat Budaya, Bantuan Pelaksanan TMMD Provinsi Lampung dan Rapat Koordinasi Pokjanal Posyandu.

Kelima, Program Pengembangan Penerapan & Pemb. TTG, SDA, DAN LH dengan sub kegiatan Pemeran/Gelar,Lokakarya dan rakornis TTG Nasional, Pelatihan penguatan kelembagaan posyantek, Pekan Inovasi perkembangan (PIN) desa dan Pembinaan dan pengelolaan kelembagaan pamsimas pedesaan serta Pelatihan pengembangan lahan pesisir. Adapun capaiannya adalah Pameran /Gelar, Lokakarya dan Rakornis Teknologi Tepat Guna Nasional ke XXI di Provinsi Bengkulu, Pelatihan Penguatan Kelembagaan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna ( Posyantek), Kegiatan Mengadakan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, Teknologi Tepat Guna Unggulan dan Lomba Pos PelayananTeknologi Tepat Guna (POSYANTEK ) Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung dan Pembinaan Pamsimas di Provinsi Lampung serta Pelatihan Pengembangan Lahan Pesisir.

 

Pada Tahun 2020 dalam melaksanakan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan Program Pengembangan Peningkatan Administrasi Aparatur dan Fasilitas Pemerintahan Desa dan Kelurahan dengan sub kegiatan Pertama, Evaluasi Perkembangan Desa/Kelurahan, Pekan Inovasi Desa dan Pengembangan Labsite Desa. Kedua, Monitoring Evaluasi Dana Desa, Peningkatan Status Desa dan Promosi Pembangunan. Ketiga, Pembinaan Administrasi Desa dan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah dan Perangkat Desa dan Keempat, Smart Village.  Adapun capaiannya, Terselenggaranya lomba desa tingkat provinsi lampung dengan 3 pemenang kelurahan terbaik dan 3 pemenang desa terbaik, Pelatihan Monitoring Evaluasi Dana Desa dan Terlatihnya aparatur desa Kades, Sekdes, Kaur dan Kasi sebanyak 130 orang dari 130 desa serta Terbentuknya 130 desa smart village baru.

Terkait pelaksanaan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan 4 (empat) Program yakni, Pertama Program Pengembangan, Keberdayaan Ekonomi dan Pembangunan Kawasan Pedesaan, dengan sub kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Bumdes, Monitoring Pendampingan Profesional Desa dan Kemitraan dan Pembangunan Kawasan Pedesaan. Adapun capaiannya terselenggaranya Pelatihan dan Pembinaan BUMDES serta Rapat Koordinasi, Pelatihan Pendampingan Profesional Desa dan Pelatihan dan Rapat Koordinasi Kemitraan.

Kedua, Program Pembinaan Kelembagaan Partsipasi Masyarkat dan Sosial Budaya, dengan sub Kegiatan Desa Berjaya, Pembinaan Monitoring, dan Evaluasi Adat Budaya Masyarakat, Pembinaan Usaha Ekonomi Perempuan Pedesaan (UP2K), Desa Model serta Pokjanal Posyandu dan Pelaksanaan, Pemantauan dan Pembinaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarkat dan Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Lembaga Kemasyarakatan.
Adapun capaiannya, Honorarium Tim Pendamping Program Desa Berjaya Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Penetapan Lokasi dan Sasaran Program Desa Berjaya Provinsi Lampung Tahun 2020, Pembinaan Adat Budaya Masyarakat dan Rapat Koordinasi Adat Budaya, Pelatihan Perempuan Dalam Usaha Ekonomi Produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K) dan Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tingkat Provinsi Lampung, Koordinasi dan Konsultasi Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam rangka membangun desa melalui BBGRM. Ketiga, Program Pembinaan, Penerapan dan Pengembangan TTG dan SDA, dengan sub kegiatan Pameran/Gelar, Lokakarya, Rakornis dan Pembinaan TTG tingkat Nasional, Pembinaan Posyantek dan Rapat Koordinasi TTMD dan Pembinaan Pendayagunaan SDA Pedesaan. Adapun capaiannya Pameran /Gelar, Lokakarya dan Rakornis Teknologi Tepat Guna Nasional, Bantuan Pelaksanan TMMD Provinsi Lampung dan Pelatihan Pendayagunaan SDA.

Keempat, Program Pengembangan Masyarakat dan dan Kawasan Transmigrasi, dengan sub kegiatan Pembinaan Perpindahan dan Penempatan Transmigrasi, Penyediaan Penyelesaian Lahan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi dan Identifikasi dan Pengembangan Sarana dan Prasarana yang tersusun.
Adapun capaiannya adalah Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penyelesaiaan Lahan di Kawasan Transmigrasi, Bimtek Identifikasi Aset di Kawasan Transmigrasi dan Sosialisasi Penjaringan Animo Masyarakat Tentang Transmigrasi, Rapat Alokasi, Rapat Pemantapan.


Pada Tahun 2021 dalam melaksanakan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan Program Administrasi Pemerintahan Desa, Kegiatan Pembinaan dan pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Mengentaskan Desa Tertinggal di Provinsi Lampung sebanyak 98 Desa Tertinggal. Terkait pelaksanaan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan 5 (lima) Program yakni, Pertama Program Peningkatan Kerja Sama Desa Kegiatan Fasilitasi Kerja Sama antar desa yang Menjadi Kewenangan Provinsi,

Adapun capaiannya terselenggaranya Rapat Koordinasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung, sebanyak 60 orang, pelaksanaan dilaksanakan selama 2 (dua) hari mulai tanggal 28-29 Desember 2021. Peserta terdiri dari PMD/K 13 Kabupaten, TA PMD, TA Satker P3MD Kabupaten, Camat 13 Kabupaten, Kepala UPK Aktif dan BKAD sebanyak 20 orang dari Kabupaten.
Dan FGD Kerjasama BUM Desa Dalam Program e-Samdes Tahap II di 13 Kabupaten Provinsi Lampung sebanyak 341 orang. Bertempat di Kampung Bandar Agung, Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah, pelaksanaan kegiatan tanggal 15 Desember 2021.

Kedua, Program Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat Dan Masyarakat Hukum Adat, Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan yang Bergerak di Bidang Pemberdayaan Desa dan Lembaga Adat Tingkat Daerah Provinsi serta Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat yang Masyarakat Pelakunya Hukum Adat yang Sama Berada di Lintas Daerah Kabupaten/Kota. Kegiatan Mengikuti Lomba Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional Ke XXII di Provinsi DKI Jakarta, Juara Umum Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional Ke XXII, Juara 1 Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional, Juara 3 Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional, Launching Smartvillage dan Pencanangan BBGRM Provinsi Lampung Tahun 2021, Pembinaan Lembaga Kemasyarakatan terkait Program Kegiatan Smartvillage, Pembinaan Kader PKK dan UP2K untuk Launching dan Pencanangan BBGRM, Rapat Persiapan Launching Kegiatan Smartvillage dan Pencanangan BBGRM, Honorarium Tim Pendamping Program Desa Berjaya Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Masyarakat Desa dalam rangka Meningkatkan partisipasi Masyarakat Provinsi Lampung se-Provinsi Lampung menjadi 5 angkatan, Pelatihan Perempuan Dalam Usaha Ekonomi Produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K), Rakor Strategi Aksi Konvergensi Stunting, Rakor Koordinasi Pokjanal Posyandu, FGD dan Rakor Kader Pembangunan Manusia.

Ketiga, Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi, Kegiatan Pencadangan Tanah untuk Kawasan Transmigrasi dengan capaian Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penyelesaiaan Lahan di Kawasan Transmigrasi. Keempat, Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi, Kegiatan Penataan Persebaran Penduduk yang Berasal dari Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (Satu) Daerah Provinsi, Bimtek Identifikasi Aset di Kawasan Transmigrasi

Kelima, Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi, Pengembangan Satuan Permukiman pada Tahap Pemantapan, tercapai Sosialisasi Penjaringan Animo Masyarakat Tentang Transmigrasi, Rapat Alokasi, Rapat Pemantapan.


Pada Tahun 2022
dalam melaksanakan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan Program Fasilitasi dalam Rangka Optimalisasi Pengembangan Usaha BUMDESA Bersama pada Kawasan Perdesaan dan UPK eks PNPM di Kab. Se-Provinsi Lampung. Terkait pelaksanaan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan 5 (lima) Program yakni, Pertama Program Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat Dan Masyarakat Hukum Adat. Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan yang Bergerak di Bidang Pemberdayaan Desa dan Lembaga Adat Tingkat Daerah Provinsi serta Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat yang Masyarakat Pelakunya Hukum Adat yang Sama Berada di Lintas Daerah Kabupaten/Kota.

Capaiannya Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat melalui BUMDESA di Desa Hanura Pesawaran, Kegiatan Mengadakan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, Teknologi Tepat Guna Unggulan dan Lomba Pos PelayananTeknologi Tepat Guna (POSYANTEK ) Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung, Kegiatan Mengikuti Lomba Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional Ke XXIII di Provinsi Jawa Barat Kota Cirebon, Juara 1 Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional, Juara 2 Kategori Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK) Desa Berprestasi Tingkat Nasional, Juara 3 Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional, Juara 2 Kategori Stand Terbaik Tingkat Nasional Ke XXIII, Honorarium Tim Pendamping Program Desa Berjaya Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Mitigasi dampak Inflasi Daerah di Tingkat Pekon bertempat di Kabupaten Pringsewu, Pelatihan Perempuan Dalam Usaha Ekonomi Produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K), Rakor Strategi Aksi Konvergensi Stunting, Rakor Koordinasi Pokjanal Posyandu, FGD dan Rakor Kader Pembangunan Manusia,

Kedua, program perencanaan kawasan transmigrasi, Kegiatan Pencadangan Tanah untuk Kawasan Transmigrasi, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penyelesaiaan Lahan di Kawasan Transmigrasi. Ketiga, Program Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kegiatan Penataan Persebaran Penduduk yang Berasal dari Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (Satu) Daerah Provinsi, Bimtek Identifikasi Aset di Kawasan Transmigrasi.

Keempat, Program Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Pengembangan Satuan Permukiman pada Tahap Pemantapan, Sosialisasi Penjaringan Animo Masyarakat Tentang Transmigrasi, Rapat Alokasi, Rapat Pemantapan.

 

Pada Tahun 2023 dalam melaksanakan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan Program Administrasi Pemerintahan Desa, Kegiatan Pembinaan dan pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Mengentaskan Desa Tertinggal di Provinsi Lampung sebanyak 34 Desa Tertinggal, Pemanfaatan Sumber Daya Lokal dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Desa di Provinsi Lampung. Terkait pelaksanaan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan 5 (lima) Program yakni, Pertama Program Peningkatan Kerja Sama Desa, Kegiatan Fasilitasi Kerja Sama antar desa yang Menjadi Kewenangan Provinsi, terselenggaranya Rapat Koordinasi & Fasilitasi Pengembangan Bumdesa / Bumdesa Bersama di Provinsi Lampung.

Kedua, Program Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat Dan Masyarakat Hukum Adat, Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan yang Bergerak di Bidang Pemberdayaan Desa dan Lembaga Adat Tingkat Daerah Provinsi serta Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat yang Masyarakat Pelakunya Hukum Adat yang Sama Berada di Lintas Daerah Kabupaten/Kota.

Terselenggaranya Rapat Koordinasi TTG & Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat untuk Meningkatkan PAD, Sebagai Tuan Rumah Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIV di Provinsi Lampung, Juara Umum Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara Ke XXIV, Juara 1 Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan Tingkat Nasional, Juara 1 Kategori Lomba Cepat Tepat Nusntara Tingkat Nasional, Juara 1 Kategori Stand Terbaik Tingkat Nasional , Juara 2 Kategori Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK) Desa Berprestasi Tingkat Nasional, Juara 3 Kategori Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional, Juara Umum Kategori Lomba Fashion Show Nusantara Tingkat Nasional, Juara 2 Kategori Lomba Fashion Show Nusantara Tingkat Nasional, Kegiatan Mengadakan Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, Teknologi Tepat Guna Unggulan dan Lomba Pos PelayananTeknologi Tepat Guna (POSYANTEK) Desa Berprestasi Tingkat Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Peran Aktif Masyarakat dalam Membangun Desa, Updating Data Kelembagaan Masyarakat Desa di Provinsi Lampung, Rapat Pendampingan Program Padat Karya Tunai Desa dalam Membangun Nilai Gotong Royong, Rapat Membentuk Dapur Sehat Cegah Stunting di Desa dengan Gotong Royong, Rapat Integrasi data desa dalam percepatan penurunan stunting, Rapat Desa Ramah Perempuan dan Anak Provinsi Lampung Tahun 2023, Rapat Kerjasama Peningkatan Kapasitas Badan Permusyawaratan Desa Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Masyarakat Desa Tahun 2022 dalam rangka BBGRM, Honorarium Tim Pendamping Program Desa Berjaya Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Pemutakhiran Indeks Membangun Desa Provinsi Lampung Tahun 2023, Rapat Koordinasi Pemantapan Desa Wisata Nusantara 2023 dan Study Pembelajaran, elatihan Perempuan Dalam Usaha Ekonomi Produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K), Rakor Strategi Aksi Konvergensi Stunting, Rakor Koordinasi Pokjanal Posyandu, FGD dan Rakor Kader Pembangunan Manusia.

Ketiga, Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi, Kegiatan Pencadangan Tanah untuk Kawasan Transmigrasi, tercapainya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penyelesaiaan Lahan di Kawasan Transmigrasi. Keempat, Program Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Kegiatan Penataan Persebaran Penduduk Yang Berasal Dari Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (Satu) Daerah Provinsi. Tercapainya Bimtek Identifikasi Aset di Kawasan Transmigrasi.
Kelima,
Program Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Pengembangan Satuan Permukiman pada Tahap Pemantapan, Sosialisasi Penjaringan Animo Masyarakat Tentang Transmigrasi, Rapat Alokasi, Rapat Pemantapan.

 

Pada Tahun 2024 dalam melaksanakan agenda kerja nomor 30 yakni Smart Village,  Dinas PMDT Lampung telah mengadakan Program Administrasi Pemerintahan Desa  Kegiatan Pembinaan dan pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Mengentaskan Desa Tertinggal di Provinsi Lampung sebanyak 4 Desa Tertinggal.

Terkait pelaksanaan agenda kerja nomor 31 yakni Pendampingan Desa, Dinas PMDT Lampung telah mengadakan 5 (lima) Program yakni, Pertama Program Peningkatan Kerja Sama Desa, Kegiatan Fasilitasi Kerja Sama antar desa yang Menjadi Kewenangan Provinsi. Rapat Koordinasi & Fasilitasi Pengembangan Bumdesa / Bumdesa Bersama di Provinsi Lampung

Kedua, Program Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Adat Dan Masyarakat Hukum Adat, Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan yang Bergerak di Bidang Pemberdayaan Desa dan Lembaga Adat Tingkat Daerah Provinsi serta Pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat yang Masyarakat Pelakunya Hukum Adat yang Sama Berada di Lintas Daerah Kabupaten/Kota.

Kegiatan Gelar Tekonologi Tepat Guna  (Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna , Teknologi Tepat Guna Unggulan dan Lomba Pos PelayananTeknologi Tepat Guna (POSYANTEK ) Desa Berprestasi) Tingkat Provinsi Lampung, Pelatihan Peran Pemerintah Desa Dalam Pengolahan Limbah Sampah Rumah Tangga dan Pasar Desa, Seminar Sehari Implementasi Gotong Royong dalam Kehidupan Masyarakat, Honorarium Tim Pendamping Program Desa Berjaya Provinsi Lampung, Rapat Koordinasi Pemutakhiran Indeks Membangun Desa Provinsi Lampung Tahun 2024, elatihan Perempuan Dalam Usaha Ekonomi Produktif bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga (UEP-UP2K), Rakor Strategi Aksi Konvergensi Stunting, Rakor Koordinasi Pokjanal Posyandu, FGD dan Rakor Kader Pembangunan Manusia.

Ketiga, Program Perencanaan Kawasan Transmigrasi, Kegiatan Pencadangan Tanah untuk Kawasan Transmigrasi, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Penyelesaiaan Lahan di Kawasan Transmigrasi. Keempat, Program Pembangunan Kawasan Transmigrasi, Kegiatan Penataan Persebaran Penduduk yang Berasal dari Lintas Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (Satu) Daerah Provinsi, Bimtek Identifikasi Aset di Kawasan Transmigrasi.

Kelima, Program Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Pengembangan Satuan Permukiman pada Tahap Pemantapan, Sosialisasi Penjaringan Animo Masyarakat Tentang Transmigrasi, Rapat Alokasi, Rapat Pemantapan.

 

Comments 5

  1. I simply could not go away your web site prior to suggesting that I really enjoyed the standard info a person supply on your guests Is going to be back incessantly to investigate crosscheck new posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *