Usung Agenda Pengelolaan Permuseuman,  Smart School hingga Literasi Digital Daerah, Disdikbud Lampung Sukses Laksanakan 33 Janji Gubernur

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud) Provinsi Lampung telah merealisasikan 33 Janji Agenda Kerja Gubernur Lampung sejak tahun 2019 sampai dengan 2024.

Berdasarkan data yang dihimpun gindhaansoriwayka.com dari Drs. Sulpakar, M.M.,  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinas Dikbud) Provinsi Lampung, berikut ini akan disampaikan capaiannya sejak tahun 2019 hingga 2024 selama Arinal Djunaidi menjabat sebagai Gubernur Lampung.

 

Pada Tahun 2019, Dinas Dikbud Provinsi Lampung telah mengadakan kegiatan yakni, Pertama Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Hal ini merupakan implementasi agenda kerja nomor 2 yakni Program Pendidik dan Tenaga kependidikan Kegiatan perhitungan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus 6.000 orang guru honor murni Pemberian bantuan peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni yang mengajar di SMA,SMK dan SLB diberikan selama 12 bulan @ Rp.204.250,-.

Kedua, melaksanakan Misi nomor 1 yakni Menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman, dan damai, dengan agenda Lampung Kaya Festival, dengan capaian adalah Lampung sebagai tuan rumah pameran dan pergelaran seni sumatera (PPSS),  Mengirimkan kontingen kolaborasi tari pada Pekan Kebudayaan Nasional 2019 di Jakarta  dan Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya  serta Gerakan Seniman Masuk Sekolah.

Ketiga, untuk tingkat SMA melaksanakan Misi nomor 12 yakni mendorong Kompetensi Festival Seni/Olahraga, Gerakan Malu Menganggur, Mencetak Wirausaha Muda, Pendirian Gelanggang Remaja Anak Muda Berjaya, dengan agenda kerja nomor 12 yakni Anak Muda Berjaya.

Telah diaksanakan Program Pengelolaan Pendidikan, Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Jenjang SMA Sub Kegiatan Pembinaan Minat, Bakat dan Kreatifitas Siswa. Dengan capaian, Penyelenggaraan Lomba Lomba Kesiswa Tingkat Sekolah, Kabupaten Kota, Tingkat Propinsi dan Ikut Serta dalam Event Tingkat Nasional serta menjadi Tuan Rumah pada Event Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) Tingkat Nasional Prestasi 2019 : 2 medali Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu pada Event FLSN Tk. Nasional.

Keempat, Untuk Tingkat SMK, Memberikan Honorarium Kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN Unggul Terpadu Lampung dan SMKN Pertanian Pembangunan Lampung, sub kegiatan Program Pengelolaan Pendidikan Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan.

Melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan telah memberikan Honorarium Kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN Unggul Terpadu Lampung dan SMKN Pertanian Pembangunan Lampung. Pelaksanaan Program Sekolah Menengah Kejuruan Percontohan Bidang Keahlian Pertanian di Provinsi Lampung.

Selain itu,  mendorong kompetensi dan festival seni/olahraga, dan lomba kompetensi siswa, Pelaksanaan Lomba FLS2N, O2SN dan LKSN  se-Provinsi Lampung.  Program untuk peningkatan ksejahteraan nelayan, mendorong tumbuhnya usaha budidaya perikanan, memberikan pendampingan pemasaran, pengembangan industri pengolahan perikanan, jaminan sosial, beasiswa pendidikan tinggi bagi anak anak nelayan, SPBU untuk nelayan.

Memberikan subsidi pendidikan jenjang pendidikan menengah melalui program Bantuan Operasional Daerah (BOSDA) SMK sejumlah 24.938 siswa untuk menekan angka putus sekolah pada jenjang pendidikan SMK khususnya SMK dengan pembiayaan melalui program pengelolaan pendidikan menengah dengan proses mentransfer lansung dana bantuan ke rekening sekolah masing masing penerima dan bantuan.

Mengadakan Revitalisasi SMK Mengintegrasikan SMK ke dunia kerja (Kurikulum Magang), Kegiatan meningkatkan kerja sama antara SMK dengan Iduka dengan konsep seperti ‘suami-istri’ yang antara keduanya memiliki hak dan kewajiban yang sama.

Kelima, Bidang Pendidikan Khusus, Dinas Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 2 yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik”, Misi nomor  yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Dan Memberikan Insentif Guru Honor, Program Pengelolaan Pendidikan Kegiatan pengelolaan pendidikan khusus. Pemberian Gaji/Insentif Guru Honorer SLB dan SMA Negeri Olahraga LampungTerealisasikannya kesejahteraan tenaga pendidik di Provinsi Lampung untuk guru SLB dan SMA Negeri Olahraga dalam memotivasi peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas.

Melaksanakan agenda nomor 18 yakni Smart School, dengan Penyediaan Fasilitas Internet pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya jaringan internet dalam rangka dukungan sarana fasilitas pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan kecabangan olahraga melalui dukungan teknologi

Melaksanakan agenda nomor 27 yakni Anak Muda Berjaya dengan  Kegiatan FLS2N, LKSN dan O2SN Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi dan Nasional Tersedianya sarana penyaluran minat, bakat dan kreatifitas peserta didik dalam rangka mewujudkan prestasi terbaik untuk Provinsi Lampung

Melaksanakan agenda nomor 29 yakni Mengembalikan Kejayaan Lampung dalam Duni Olahraga, Penyediaan Makan Minum Bergizi Siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan gizi makan minum atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam rangka pelatihan dan pembelajaran sehari-hari.

Penyediaan Gaji dan Insentif Pelatih Kecabangan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasinya kesejahteraan tenaga pelatih olahraga dan motivasi dalam pelaksanaan sistem pelatihan yang terstruktur dalam menciptakan prestasi olahraga

Penyediaan Sarana Tryout dan Pertandingan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional.

Keenam, terkait UPTD Taman Budaya, Disbud Lampung dengan kagiatan Pengembangan Kebudayaan diantaranya Penyelenggaraan Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera (PPSS)  XXIII (Taman Budaya Menjadi Tuan Rumah )diikuti oleh Taman Budaya Se-Sumatera dan Sanggar Seni Sekolah Se-Provinsi Lampung dengan mengusung Tema “Karya Sumatera untuk Indonesia”.

Menciptakan hubungan kerjasama antar Taman Budaya Se- Indonesia dalam proses  pembinaan dan pengembangan kesenian,  wadah dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan dalam program Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia selanjutnya, ruang berekspresi, berkreasi dan apresiasi seni menuju Lampung berjaya.

Penyelengaraan Workshop Seni Bagu Guru Seni Budaya Tingkat SLTA  Se-Provinsi Lampung dan Meningkatkan pertumbuhan, pengembangan kekayaan seni budaya daerah Lampung terus berkelanjutan dan berkualitas dan kemampuan mengembangkan potensi serta sebagai proses mengaktualisasi Guru Seni Budaya, Seniman dan membuat Buku tentang Seni Budaya  Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Ekxperimentasi Senidan Pergelaran Seni Bagi Sanggar Seni Sekolah dan Seniman Se-Provinsi Lampung, Menumbuh kembangkan komunitas seni pertunjukan di Provinsi Lampung yang berkualitas dan Meningkatkan kemampuan masyarakat seni yang profesional, kreatif, inovatif dalam melaksanakan kegiatan kesenian menuju Lampung Berjaya

Ketujuh, terkait UPTD Balai TIK, Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 3 yakni  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, dengan agenda kerja nomor 15 yakni Smart School.

Program Smart School Lampung Berjaya merupakan upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas dunia Pendidikan, dengan Menyediakan fasiltas internet dan komputer di setiap Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan dan Mengembangkan kegiatan ekstra kurikuler bisnis starup dan bisnis berbasis teknologi bagi siswa SMK dan SMA.

Smart school Lampung Berjaya diluncurkan pada tanggal 16 Desember 2019 di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung oleh Bapak Gubernur Lampung Arinal Djunadi yang bertepatan dengan Resepsi HGN (Hari Guru Nasional) dan HUT PGRI ke 74.

Kedelapan terkait UPTD Meseum Lampung,  Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama, dengan agenda kegiatan nomoe 33 yakni APBD Rakyat Berjaya.

Program Pengelolaan Permuseuman salah satunya melalui Kegiatan Peningkatan Pelayanan Dan Akses Masyarakat Terhadap Museum. Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Dengan meningkatnya pengunjung yang berkunjung ke museum provinsi lampung, maka secara tidak langsung akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjualan tiket masuk ke museum lampung bagi para pengunjung).

 

Pada Tahun 2020, Dinas Dikbud Provinsi Lampung telah mengadakan kegiatan yakni, Pertama Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Hal ini merupakan implementasi agenda kerja nomor 2 yakni Program Pendidik dan Tenaga kependidikan Kegiatan perhitungan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus 6.000 orang guru honor murni  Pemberian bantuan peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni yang mengajar di SMA,SMK dan SLB diberikan selama 12 bulan @ Rp.204.300,-

Kedua, untuk tingkat SMA melaksanakan Misi nomor 12 yakni mendorong Kompetensi Festival Seni/Olahraga, Gerakan Malu Menganggur, Mencetak Wirausaha Muda, Pendirian Gelanggang Remaja Anak Muda Berjaya, dengan agenda kerja nomor 12 yakni Anak Muda Berjaya.

Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Ikut Serta pada setiap Event Lomba Lomba Kesiswaan yang dilaksanakan secara Berjenjang dengan metode daring/online).

Dan Misi nomor 21 yakni Bea-Mahasiswa Pertanian yang disediakan khusus bagi mahasiswa yang berprestasi dalam upaya mendorong minat generasi muda pada bidang pertanian, dengan Program Pengelolaan Pendidikan, Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Jenjang SMA Sub Kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Menengah Atas dengan capaian Menjalin Kerjasama dengan Universitas Lampung dan Politeknik Negeri Lampung dalam upaya Mencetak Generasi Muda Berjaya serta mendukung dan mengikuti perkembangan Teknologi pada Bidang Pertanian.

Ketiga, Untuk Tingkat SMK, Memberikan Honorarium Kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN Unggul Terpadu Lampung dan SMKN Pertanian Pembangunan Lampung, sub kegiatan Program Pengelolaan Pendidikan Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan.

Melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan telah memberikan Honorarium Kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN Unggul Terpadu Lampung dan SMKN Pertanian Pembangunan Lampung dan Pelaksanaan Program Sekolah Menengah Kejuruan Percontohan Bidang Keahlian Pertanian di Provinsi Lampung. Selain itu,  mendorong kompetensi dan festival seni/olahraga, dan lomba kompetensi siswa, Pelaksanaan Lomba FLS2N, O2SN dan LKSN  se-Provinsi Lampung.

Program meningkatkan ksejahteraan nelayan, mendorong tumbuhnya usaha budidaya perikanan, memberikan pendampingan pemasaran, pengembangan industri pengolahan perikanan, jaminan sosial, beasiswa pendidikan tinggi bagi anak anak nelayan, SPBU untuk nelayan dengan Memberikan subsidi pendidikan jenjang pendidikan menengah melalui program Bantuan Operasional Daerah (BOSDA) SMK sejumlah 24.938 siswa untuk menekan angka putus sekolah pada jenjang pendidikan SMK khususnya SMK dengan pembiayaan melalui program pengelolaan pendidikan menengah dengan proses mentransfer lansung dana bantuan ke rekening sekolah masing masing penerima dan bantuan

Mengadakan Revitalisasi SMK Mengintegrasikan SMK ke dunia kerja (Kurikulum Magang), Konsep SMK Pusat Keunggulan (SMK) yang sampai saat ini di Lampung terdapat 29 SMK dengan berbagai jurusan unggulan. SMK ini selain mengembangkan kualitas SMK itu sendiri juga bertindak sebagai rujukan bagi sekolah lain pada jurusan yang sesuai dengan konsep rujukan aliaansi, dimana sekolah rujukan akan mengimbaskan kepada sekolah aliansinya.

Keempat, Bidang Pendidikan Khusus, Dinas Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 2 yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik”, Misi nomor 3  yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Melaksanakan agenda nomor 16 yakni Memberikan Insentif Guru Honor dengan Memberikan Insentif Guru Honor, Pemberian Gaji/Insentif Guru Honorer SLB dan SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasikannya kesejahteraan tenaga pendidik di Provinsi Lampung untuk guru SLB dan SMA Negeri Olahraga dalam memotivasi peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas.

Melaksanakan agenda nomor 18 yakni Smart School, dengan Penyediaan Fasilitas Internet pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya jaringan internet dalam rangka dukungan sarana fasilitas pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan kecabangan olahraga melalui dukungan teknologi.

Melaksanakan agenda nomor 27 yakni Anak Muda Berjaya dengan  Kegiatan FLS2N, LKSN dan O2SN Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi dan Nasional Tersedianya sarana penyaluran minat, bakat dan kreatifitas peserta didik dalam rangka mewujudkan prestasi terbaik untuk Provinsi Lampung.

Melaksanakan agenda nomor 29 yakni Mengembalikan Kejayaan Lampung dalam Dunia Olahraga, Penyediaan Makan Minum Bergizi Siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan gizi makan minum atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam rangka pelatihan dan pembelajaran sehari-hari.

Penyediaan Gaji dan Insentif Pelatih Kecabangan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasinya kesejahteraan tenaga pelatih olahraga dan motivasi dalam pelaksanaan sistem pelatihan yang terstruktur dalam menciptakan prestasi olahraga.

Penyediaan Sarana Tryout dan Pertandingan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional.

Keenam, terkait UPTD Taman Budaya, Disbud Lampung dengan kagiatan Penyelenggaraan Liga Seni Tingkat SLTA Se-Provinsi Lampung. Menggali potensi, meningkatkan daya kreasi, inovasi, dan eksistensi seni, Ajang pembelajaran, pendidikan berbasis kopetensi, pengembangan kreativitas dan aktualitasi diri.

Penyelenggaraan Bimbingan Teknis dan Workshop Seni Pertunjukan dan Multimedia bagi Guru Seni Budaya Tingkat SLTA dan Seniman Se-Provinsi Lampung, Meningkatkan pertumbuhan, pengembangan kekayaan seni budaya daerah Lampung terus berkelanjutan dan berkualitas dan kemampuan mengembangkan potensi serta sebagai proses mengaktualisasi Guru Seni Budaya, Seniman dan membuat Buku tentang Seni Budaya  Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan FGD Pembuatan Buku Seni Tari Kipas dan Tari Igol, Meningkatkan pelestarian, pewarisan keberadaan seni  dan pengembangan seni tradisi di tingkat daerah (Provinsi) dan dapat diwujudkan secara tepat dan berkesinambungan menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pameran Poster bagi Pelajar Tingkat SLTA Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pergelaran Seni Pertunjukan bagi Sanggar Seni Sekolah dan Senima Se-Provinsi Lampung. Menumbuh kembangkan komunitas seni pertunjukan di Provinsi Lampung yang berkualitas dan Meningkatkan kemampuan masyarakat seni yang profesional, kreatif, inovatif dalam melaksanakan kegiatan kesenian menuju Lampung Berjaya

Ketujuh, terkait UPTD Balai TIK, Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 3 yakni  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, dengan agenda kerja nomor 15 yakni Smart School.

Program Implementasi  meliputi kegiatan BIMTEK Pembuatan Konten Digital, Pelatihan & Sosialisasi Untuk Guru Penggerak, Implementasi Smart School pada Satuan Pendidikan oleh Guru Penggerak dan Penguatan dan Sinergitas dengan Kab/Kota se Provinsi Lampung.

Progres Capaian Pengguna Smart School Lampung Berjaya selama 6  bulan yaitu Penyelenggara (Sekolah) 2.459, Kelas Dibuat (Kelas online ) 20.293, Guru Aktif (Guru) 14.079 dan Siswa Aktif (Siswa) 94.895.

Pada saat pandemi covid 19, Kemendikbud RI mengeluarakan Peraturan SekJen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Aplikasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Kemendikbud telah merekomendasikan Google Suite for Education sebagai Platform Akun Pembelajaran bebas biaya. Hal ini dilakukan dalam rangka digitalisasi pembelajaran dan reformasi pembelajaran. Dan semua satuan Pendidikan wajib menggunakan Aplikasi ini mulai tahun Ajaran 2021-2022, hal ini yang mengakibatkan penggunaan Aplikasi Smart School Lampung Berjaya tidak berkembangan seperti yang diharapkan.

Kedelapan terkait UPTD Meseum Lampung,  Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama, dengan agenda kegiatan nomor 33 yakni APBD Rakyat Berjaya.

Program Pengelolaan Permuseuman salah satunya melalui Kegiatan Peningkatan Pelayanan Dan Akses Masyarakat Terhadap Museum. Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Dengan meningkatnya pengunjung yang berkunjung ke museum provinsi lampung, maka secara tidak langsung akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjualan tiket masuk ke museum lampung bagi para pengunjung).

 

Pada Tahun 2021, Dinas Dikbud Provinsi Lampung telah mengadakan kegiatan yakni, Pertama Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Hal ini merupakan implementasi agenda kerja nomor 2 yakni Program Pendidik dan Tenaga kependidikan Kegiatan perhitungan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus 6.000 orang guru honor murni Pemberian bantuan peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni yang mengajar di SMA,SMK dan SLB melalui Program Kartu Pendidik Berjaya diberikan selama 6 bulan @ Rp.204.300,-

Kedua, melaksanakan Misi nomor 1 yakni Menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman, dan damai, dengan agenda Lampung Kaya Festival, dengan capaian adalah Gerakan Seniman Masuk Sekolah, Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya  dan Lampung sebagai tuan rumah Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia

Ketiga, untuk tingkat SMA melaksanakan Misi nomor 12 yakni mendorong Kompetensi Festival Seni/Olahraga, Gerakan Malu Menganggur, Mencetak Wirausaha Muda, Pendirian Gelanggang Remaja Anak Muda Berjaya, dengan agenda kerja nomor 12 yakni Anak Muda Berjaya.

Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Ikut Serta pada setiap Event Lomba Lomba Kesiswaan yang dilaksanakan secara Berjenjang dengan metode daring/online) Prestasi Tahun 2021: Medali Perunggu pada Kompetensi Sains Nasional (KSN) Tingkat Nasional untuk Mapel Kebumian dan Ekonomi, Medali Emas pada Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tingkat Nasional, 1 Medali Emas dan 2 Medali Perak pada Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional.

Dan Misi nomor 21 yakni Bea-Mahasiswa Pertanian yang disediakan khusus bagi mahasiswa yang berprestasi dalam upaya mendorong minat generasi muda pada bidang pertanian, dengan Program Program Pengelolaan Pendidikan, Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Jenjang SMA Sub Kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Menengah Atas.Dengan capaian Menyalurkan Beasiswa untuk 100 Mahasiwa Universitas Lampung Fakultas Pertanian dan 124 Mahasiswa Politknik Negeri Lampung Prodi Pertanian.

Keempat, Untuk Tingkat SMK, Pemberian honorarium dilaksanakan untuk berjumlah 46 orang di SMKN Unggul Terpadu Lampung dan berjumlah 38 orang di SMKN Pertanian Pembangunan Lampung, dalam rangka memfasilitasi guru honor sehingga optimal dalam pembelajaran.

Selain itu,  mendorong kompetensi dan festival seni/olahraga, dan lomba kompetensi siswa, Pelaksanaan Lomba FLS2N, O2SN dan LKSN  se-Provinsi Lampung.

Melanjutkan kembali subsidi pendidikan jenjang pendidikan menengah melalui program Bantuan Operasional Daerah (BOSDA) SMK sejumlah 6.551 siswa untuk menekan angka putus sekolah pada jenjang pendidikan SMK khususnya SMK dengan pembiayaan melalui program pengelolaan pendidikan menengah dengan proses mentransfer lansung dana bantuan ke rekening sekolah masing masing penerima dan bantuan.

Mengadakan Revitalisasi SMK Mengintegrasikan SMK ke dunia kerja (Kurikulum Magang), Konsep SMK Pusat Keunggulan (SMK) yang pada tahun 2022 bertambah sebanyak 16 SMK-PK dan  Kegiatan Pelatihan Asesor LSP P1, dalam rangka mewujudkan tenaga kerja profesional yang memiliki keterampilan, keahlian dan kompetensi peningkatan kualitas sumber daya manusia ketenagakerjaan yang berdaya saing dan memiliki standar global, dengan penambahan 144 Assesor Aktif.

Kelima, Bidang Pendidikan Khusus, Dinas Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 2 yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik”, Misi nomor 3 yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Melaksanakan agenda nomor 16 yakni Memberikan Insentif Guru Honor, Pemberian Gaji/Insentif Guru Honorer SLB dan SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasikannya kesejahteraan tenaga pendidik di Provinsi Lampung untuk guru SLB dan SMA Negeri Olahraga dalam memotivasi peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas.

Melaksanakan agenda nomor 18 yakni Smart School, dengan Penyediaan Fasilitas Internet pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya jaringan internet dalam rangka dukungan sarana fasilitas pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan kecabangan olahraga melalui dukungan teknologi.

Melaksanakan agenda nomor 27 yakni Anak Muda Berjaya dengan  Kegiatan FLS2N, LKSN dan O2SN Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi dan Nasional Tersedianya sarana penyaluran minat, bakat dan kreatifitas peserta didik dalam rangka mewujudkan prestasi terbaik untuk Provinsi Lampung.

Melaksanakan agenda nomor 29 yakni Penyediaan Makan Minum Bergizi Siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan gizi makan minum atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam rangka pelatihan dan pembelajaran sehari-hari.

Penyediaan Gaji dan Insentif Pelatih Kecabangan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasinya kesejahteraan tenaga pelatih olahraga dan motivasi dalam pelaksanaan sistem pelatihan yang terstruktur dalam menciptakan prestasi olahraga.

Penyediaan Sarana Tryout dan Pertandingan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional.

Penyediaan Peralatan dan Perbaikan Sarana Olahraga di SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional.

Melaksanakan agenda nomor 26 yakni Lampung Ramah Anak dan Perempuan, Kegiatan Pokja Bunda PAUD dan GOPTKI Provinsi Lampung Terlaksananya program Bunda PAUD Provinsi Lampung dalam perlindungan anak dan perempuan serta terciptanya layanan pendidikan anak usia dini serta parenting yang berkualitas di Provinsi Lampung.

Keenam, terkait UPTD Taman Budaya, Disbud Lampung dengan Penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia (Taman Budaya Lampung Menjadi Tuan Rumah) diikuti oleh seluruh Taman Budaya Se-Indonesia dan Sanggar Seni Sekolah, Seniman, Perupa Se-Provinsi Lampung untuk memajukan Lampung Berjaya.

Menciptakan hubungan kerjasama antar Taman Budaya Se- Indonesia dalam proses  pembinaan dan pengembangan kesenian,  wadah dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan dalam program Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia selanjutnya, ruang berekspresi, berkreasi dan apresiasi seni menuju Lampung berjaya.

Penyelenggaraan Workshop Seni Mural Bagi Perupa Se-Provinsi Lampung, Meningkatkan pertumbuhan, pengembangan kekayaan seni budaya daerah Lampung terus berkelanjutan dan berkualitas dan kemampuan mengembangkan potensi serta sebagai proses mengaktualisasi Guru Seni Budaya, Seniman dan membuat Buku tentang Seni Budaya  Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan FGD Pembuatan Buku Lagu-lagu Daerah Lampung dan Naskah Drama Remaja, Meningkatkan pelestarian, pewarisan keberadaan seni  dan pengembangan seni tradisi di tingkat daerah (Provinsi) dan dapat diwujudkan secara tepat dan berkesinambungan menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pergelaran Seni Pertunjukan bagi Sanggar Seni Sekolah dan Senima Se-Provinsi Lampung, Menumbuh kembangkan komunitas seni pertunjukan di Provinsi Lampung yang berkualitas dan Meningkatkan kemampuan masyarakat seni yang profesional, kreatif, inovatif dalam melaksanakan kegiatan kesenian menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pameran Lukisan Bagi Seniman Se-Provinsi Lampung dan Pameran Lukisan Bagi Pelajar Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaran Lomba Mural bagi Seniman Rupa Se-Provinsi Lampung, Menggali potensi, meningkatkan daya kreasi, inovasi, dan eksistensi seni , Ajang pembelajaran, pendidikan berbasis kopetensi, pengembangan kreativitas dan aktualitasi diri.

Ketujuh, terkait UPTD Balai TIK, Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 3 yakni  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, dengan agenda kerja nomor 15 yakni Smart School.

Program mendukung Implementasi  Smartschool Lampung berjaya meliputi Penyediaan Prasarana Pendukung Administrasi dan Pembelajaran Jenjang SMAN/SMKN/SLBN dan Pelatihan penggunaan platform merdeka mengajar.

Dukungan Dinas Pendidikan dan Kebudayan dalam merealisasikan program Smartschool Lampung Berjaya yaitu Pembelian Laptop 308 buah, Komputer/PC 219 buah   dan Notebook 8 buah serta 15 SMA Sebagai Pelaksana Program Sekolah Penggerak.

Penyediaan Prasarana Pendukung Pembelajaran Jenjang SMK, Output Kegiataannya meliputi 19 SMK Penerima Peralatan  Pendidikan TIK pendukung Pembelajaran

Kedelapan terkait UPTD Meseum Lampung,  Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama, dengan agenda kegiatan nomor 33 yakni APBD Rakyat Berjaya.

Program Pengelolaan Permuseuman salah satunya melalui Kegiatan Peningkatan Pelayanan Dan Akses Masyarakat Terhadap Museum. Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Dengan meningkatnya pengunjung yang berkunjung ke museum provinsi lampung, maka secara tidak langsung akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjualan tiket masuk ke museum lampung bagi para pengunjung).

 

Pada Tahun 2022, Dinas Dikbud Provinsi Lampung telah mengadakan kegiatan yakni, Pertama Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Hal ini merupakan implementasi agenda kerja nomor 2 yakni Program Pendidik dan Tenaga kependidikan Kegiatan perhitungan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus 6.816 orang guru honor murni Pemberian bantuan peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni yang mengajar di SMA,SMK dan SLB melalui Program Kartu Pendidik Berjaya diberikan selama 6 bulan @ Rp.210.000,-.

Kedua, melaksanakan Misi nomor 1 yakni Menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman, dan damai, dengan agenda Lampung Kaya Festival, dengan capaian adalah Mengikuti Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia di Kalimantan Timur  dan Pekan Kebudayaan Daerah Lampung Tahun 2022-2023   serta Sertifikasi warisan budaya tak benda.

Ketiga, untuk tingkat SMA melaksanakan Misi nomor 12 yakni mendorong Kompetensi Festival Seni/Olahraga, Gerakan Malu Menganggur, Mencetak Wirausaha Muda, Pendirian Gelanggang Remaja Anak Muda Berjaya, dengan agenda kerja nomor 12 yakni Anak Muda Berjaya.

Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Ikut Serta pada setiap Event Lomba Lomba Kesiswaan yang dilaksanakan secara Berjenjang dengan metode daring/online) Prestasi Tahun 2022 : 3 Medali Emas, 2 Medali Perak, 4 Medali Perunggu pada ajang OSN Tk Nasional, 1 Medali Emas pada lomba Tk. Nasional FLS2N.

Bantuan Penyelenggaraan SMA Program Double Track Untuk 30 Sekolah dengan output 200 siswa jenjang SMA memiliki sertifikat kompetensi di Dunia Usaha (DUDI) dalam dukungan Gerakan Malu Menganggur dan Mencetak Wirausaha Muda dalam menekan angka penganggur generasi muda berjaya.

Dan Misi nomor 21 yakni Bea-Mahasiswa Pertanian yang disediakan khusus bagi mahasiswa yang berprestasi dalam upaya mendorong minat generasi muda pada bidang pertanian, dengan Program Program Pengelolaan Pendidikan, Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Jenjang SMA Sub Kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Menengah Atas. Dengan capaian Menyalurkan Beasiswa untuk 100 Mahasiwa Universitas Lampung Fakultas Pertanian dan 124 Mahasiswa Politknik Negeri Lampung Prodi Pertanian.

Keempat, Untuk Tingkat SMK, Melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan telah memberikan Honorarium Kepada Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMKN Unggul Terpadu Lampung dan SMKN Pertanian Pembangunan Lampung dan Pelaksanaan Program Sekolah Menengah Kejuruan Percontohan Bidang Keahlian Pertanian di Provinsi Lampung. Selain itu,  mendorong kompetensi dan festival seni/olahraga, dan lomba kompetensi siswa, Pelaksanaan Lomba FLS2N, O2SN dan LKSN  se-Provinsi Lampung.

Pada Tahun 2022 BOSDA diberikan kepada 7.943 siswa jenjang SMK dengan anggaran sebesar Rp.1.560.000/per orang/tahun. Alokasi anggaran BOSDA jenjang SMK Membantu biaya operasional Sekolah, Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Negeri/Swasta, Memberikan kesempatan yang setara bagi peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

Mengadakan Revitalisasi SMK Mengintegrasikan SMK ke dunia kerja (Kurikulum Magang), Konsep SMK Pusat Keunggulan (SMK) yang sampai saat ini di Lampung terdapat 29 SMK dengan berbagai jurusan unggulan. SMK ini selain mengembangkan kualitas SMK itu sendiri juga bertindak sebagai rujukan bagi sekolah lain pada jurusan yang sesuai dengan konsep rujukan aliaansi, dimana sekolah rujukan akan mengimbaskan kepada sekolah aliansinya.

Kelima, Bidang Pendidikan Khusus, Dinas Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 2 yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik”, Misi nomor 3 yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Melaksanakan agenda nomor 16 yakni Pemberian Gaji/Insentif Guru Honorer SLB dan SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasikannya kesejahteraan tenaga pendidik di Provinsi Lampung untuk guru SLB dan SMA Negeri Olahraga dalam memotivasi peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas.

Melaksanakan agenda nomor 18 yakni Smart School, dengan Penyediaan Fasilitas Internet pada SMA Negeri Olahraga LampungTersedianya jaringan internet dalam rangka dukungan sarana fasilitas pelaksanaan pembelajaran dan pelatihan kecabangan olahraga melalui dukungan teknologi.

Bimtek Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis IT bagi Guru SLB se-Provinsi Lampung Terfasilitasinya tenaga pendidik SLB dalam pemahaman dan pelaksanaan pembelajaran berkualitas dengan dukungan media pembelajaran berbasis teknologi.

Bimtek Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Keterampilan bagi Guru SLB se-Provinsi Lampung Terlaksananya program peningkatan kegiatan ekstrakulikuler keterampilan dengan dukungan teknologi sebagai modal kemandirian anak disabilitas dalam memasuki dunia modern dan industri

Melaksanakan agenda nomor 27 yakni Anak Muda Berjaya dengan  Kegiatan FLS2N, LKSN dan O2SN Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi dan Nasional Tersedianya sarana penyaluran minat, bakat dan kreatifitas peserta didik dalam rangka mewujudkan prestasi terbaik untuk Provinsi Lampung.

Melaksanakan agenda nomor 29 yakni Penyediaan Makan Minum Bergizi Siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan gizi makan minum atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam rangka pelatihan dan pembelajaran sehari-hari.

Penyediaan Gaji dan Insentif Pelatih Kecabangan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasinya kesejahteraan tenaga pelatih olahraga dan motivasi dalam pelaksanaan sistem pelatihan yang terstruktur dalam menciptakan prestasi olahraga. Penzediaan Sarana Tryout dan Pertandingan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional.

Melaksanakan agenda nomor 26 yakni Lampung Ramah Anak dan Perempuan, Kegiatan Pokja Bunda PAUD dan GOPTKI Provinsi Lampung Terlaksananya program Bunda PAUD Provinsi Lampung dalam perlindungan anak dan perempuan serta terciptanya layanan pendidikan anak usia dini serta parenting yang berkualitas di Provinsi Lampung.

Pelaksanaan dan Pencanangan Sekolah Ramah Anak SLB se-Provinsi LampungTerealisasinya dukungan pada Program Pemerintah dalam mewujudkan sekolah Ramah Anak di satuan pendidikan di Provinsi Lampung. Pelaksanaan dan Pencanangan Sekolah Sehat pada SLB se-Provinsi Lampung Terealisasinya dukungan pada Program Pemerintah dalam mewujudkan sekolah sehat di satuan pendidikan di Provinsi Lampung.

Keenam, terkait UPTD Taman Budaya, Disbud Lampung dengan Penyelenggaraan Liga Seni Tingkat SLTA Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Workshop Seni Bagi Guru Seni Budaya Se-Provinsi Lampung sebagai pembekalan Liga Seni, Meningkatkan pertumbuhan, pengembangan kekayaan seni budaya daerah Lampung terus berkelanjutan dan berkualitas dan kemampuan mengembangkan potensi serta sebagai proses mengaktualisasi Guru Seni Budaya, Seniman dan membuat Buku tentang Seni Budaya  Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pengalian Seni Musik di Kabupaten Way Kanan dan Seni Sastra Lisan di Kabupaten Lampung Barat, Meningkatkan pelestarian, pewarisan keberadaan seni  dan pengembangan seni tradisi di tingkat daerah (Provinsi) dan dapat diwujudkan secara tepat dan berkesinambungan menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia di Provinsi Kalimantan Timur, Menciptakan hubungan kerjasama antar Taman Budaya Se- Indonesia dalam proses  pembinaan dan pengembangan kesenian,  wadah dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan dalam program Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia selanjutnya, ruang berekspresi, berkreasi dan apresiasi seni menuju Lampung berjaya.

Penyelenggaraan Pergelaran Seni Pertunjukan bagi Sanggar Seni Sekolah dan Seniman Se-Provinsi Lampung, Menumbuh kembangkan komunitas seni pertunjukan di Provinsi Lampung yang berkualitas dan Meningkatkan kemampuan masyarakat seni yang profesional, kreatif, inovatif dalam melaksanakan kegiatan kesenian menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pameran Lukisan Bagi Seniman Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Ketujuh, terkait UPTD Balai TIK, Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 3 yakni  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, dengan agenda kerja nomor 15 yakni Smart School.

Mendisain ulang Konsep  Smartschool Lampung berjaya dengan Bappeda meliputi kegatan FGD dengan steakholder, Membuat master plan Smartschool Lampung berjaya dan Menyusun Kurikulum Double Track untuk Siswa SMA.

Tersusunnya dokumen Masterplan Pendidikan Smart School sebagai suatu konsep pendidikan dapat diterapkan dan dikembangkan di Provinsi Lampung. Program Smart School Lampung Berjaya lebih berfokus pada penguatan faktor-faktor Sekolah agar menjadi lebih Smart yaitu Teacher, Student, Curiculum dan Facility serta Enviroment.

Penetapan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Menengah, Output Kegiataannya meliputi Pelatihan Pembuatan Konten & Evaluasi  Pembelajaran Terpadu SMA dan SMK sebanyak 50 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher) dan Pelatihan Vokasi Bagi Siswa SMA  50 Siswa se Provinsi Lampung (Smart Student). Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik Pendidikan Khusus, Output Kegiataannya meliputi Pelatihan Pembuatan Konten  Pembelajaran bagi guru  SLB sebanyak 125 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher).

Implementasi Kurikulum Double Track, Output Kegiataannya meliputi Pembuatan dan pendampingan starup bisnis sebagai wahana inkubasi bagi siswa (Smart Facility) dan Pelatihan  keterampilan  hidup bagi siswa bagi guru  SMA sebanyak 15 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher). Penyediaan Prasarana Pendukung Pembelajaran Jenjang SMK, Output Kegiataannya meliputi 57 SMK Penerima Peralatan  Pendidikan TIK pendukung Pembelajaran (Smart Facility).

Kedelapan terkait UPTD Meseum Lampung,  Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama, dengan agenda kegiatan nomor 33 yakni APBD Rakyat Berjaya.

Program Pengelolaan Permuseuman salah satunya melalui Kegiatan Peningkatan Pelayanan Dan Akses Masyarakat Terhadap Museum. Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Dengan meningkatnya pengunjung yang berkunjung ke museum provinsi lampung, maka secara tidak langsung akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjualan tiket masuk ke museum lampung bagi para pengunjung).

 

Pada Tahun 2023, Dinas Dikbud Provinsi Lampung telah mengadakan kegiatan yakni, Pertama Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama.

Hal ini merupakan implementasi agenda kerja nomor 2 yakni Program Pendidik dan Tenaga kependidikan Kegiatan perhitungan dan pemetaan pendidik dan tenaga kependidikan satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus 4.813 Orang Guru Honor Murni Pemberian bantuan peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni yang mengajar di SMA,SMK dan SLB melalui Program Kartu Pendidik Berjaya diberikan selama 6 bulan @ Rp.210.000,-.

Kedua, melaksanakan Misi nomor 1 yakni Menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman, dan damai, dengan agenda Lampung Kaya Festival, dengan capaian adalah terselenggaranya Pekan Kebudayaan Daerah Lampung tahun 2022-2023, Gerakan Seniman Masuk Sekolah dan Cagar Budaya yang diusulkan Peringkat Nasional 3 tahun 2023   serta Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya.

Ketiga, untuk tingkat SMA melaksanakan Misi nomor 12 yakni mendorong Kompetensi Festival Seni/Olahraga, Gerakan Malu Menganggur, Mencetak Wirausaha Muda, Pendirian Gelanggang Remaja Anak Muda Berjaya, dengan agenda kerja nomor 12 yakni Anak Muda Berjaya.

Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Ikut Serta pada setiap Event Lomba Lomba Kesiswaan yang dilaksanakan secara Luring/tatap muka dan Berjenjang dengan dukungan kinerja oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah {MKKS SMA} di 15 Kabupaten Kota dan Provinsi) Prestasi Tahun 2023 : 1 Medali perak pada Event FLS2N Tk. Nasional, 1 Medali Perak, 2 Medali Perunggu pada Ajang O2SN Tk. Nasional, Juara Favorite pada Ajang Debat Bahasa Tk. Nasional.

Bantuan Penyelenggaraan SMA Program Double Track Untuk 30 Sekolah dengan output 200 siswa jenjang SMA memiliki sertifikat komptensi di Dunia Usaha (DUDI) dalam dukungan Gerakan Malu Menganggur dan Mencetak Wirausaha Muda dalam menekan angka penganggur generasi muda berjaya.

Dan Misi nomor 21 yakni Bea-Mahasiswa Pertanian yang disediakan khusus bagi mahasiswa yang berprestasi dalam upaya mendorong minat generasi muda pada bidang pertanian, dengan Program Program Pengelolaan Pendidikan, Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Jenjang SMA Sub Kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Menengah Atas. Dengan capaian Menyalurkan Beasiswa untuk 100 Mahasiwa Universitas Lampung Fakultas Pertanian dan 100 Mahasiswa Politknik Negeri Lampung Prodi Pertanian.

Keempat, Untuk Tingkat SMK, Pelaksanaan Lomba Tingkat Provinsi dan Nasional yaitu FLS2N, O2SN, dan LKSN.

Pada Tahun 2023 BOSDA diberikan kepada 3.027 siswa jenjang SMK dengan anggaran sebesar Rp.1.560.000/per orang/tahun. Alokasi anggaran BOSDA jenjang SMK Membantu biaya operasional Sekolah, Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Negeri/Swasta, Memberikan kesempatan yang setara bagi peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

Mengadakan Revitalisasi SMK Mengintegrasikan SMK ke dunia kerja (Kurikulum Magang), Konsep SMK Pusat Keunggulan (SMK) yang sampai saat ini di Lampung terdapat 59 SMK dengan berbagai jurusan unggulan. SMK ini selain mengembangkan kualitas SMK itu sendiri juga bertindak sebagai rujukan bagi sekolah lain pada jurusan yang sesuai dengan konsep rujukan aliaansi, dimana sekolah rujukan akan mengimbaskan kepada sekolah aliansinya.

Terbentuknya 16 SMKN Badan Layanan Daerah di Provinsi Lampung di dasari oleh Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia. Pada tahun 2022 Pemerintah Kembali mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 64 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi dan Peraturan  Menteri   Dalam   Negeri   Nomor   79  Tahun   2018  tentang   Badan   Layanan Umum  Daerah, sebelumnya, SMK Negeri di Provinsi Lampung belum ada yang menerapkan sebagai SMK BLUD.

Kelima, Bidang Pendidikan Khusus, Dinas Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 2 yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik”, Misi nomor 3 yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Melaksanakan agenda nomor 16 yakni Pemberian Gaji/Insentif Guru Honorer SLB dan SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasikannya kesejahteraan tenaga pendidik di Provinsi Lampung untuk guru SLB dan SMA Negeri Olahraga dalam memotivasi peningkatan layanan pendidikan yang berkualitas.

Melaksanakan agenda nomor 17 yakni  Lampung Mengaji, Pelaksanaan Program Mengaji pada SLB se-Provinsi Lampung Terlaksananya program Lampung mengaji yang melibatkan tenaga pendidik dan peserta didik pendidikan khusus SLB se-Provinsi Lampung.

Melaksanakan agenda nomor 18 yakni Smart School, dengan Workshop Keterampilan bagi Guru SLB dalam rangka Penerapan Kurikulum Mandiri Belajar dan Mandiri Berubah dengan dukungan teknologi Terealisasinya Kurikulum Mandiri Belajar dan Mandiri Berubah bagi Tenaga Pendidik dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dalam peningkatan layanan berkualitas pendidikan khusus.

Dan Workshop Penguatan TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) bagi Tenaga Pendidik SLB se-Provinsi LampungTerlaksananya program Smart School pada SLB se-Provinsi Lampung. Melaksanakan agenda nomor 27 yakni Anak Muda Berjaya dengan  Kegiatan FLS2N, LKSN dan O2SN Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi dan Nasional Tersedianya sarana penyaluran minat, bakat dan kreatifitas peserta didik dalam rangka mewujudkan prestasi terbaik untuk Provinsi Lampung.

Melaksanakan agenda nomor 29 yakni Penyediaan Makan Minum Bergizi Siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan gizi makan minum atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam rangka pelatihan dan pembelajaran sehari-hari. Penyediaan Gaji dan Insentif Pelatih Kecabangan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasinya kesejahteraan tenaga pelatih olahraga dan motivasi dalam pelaksanaan sistem pelatihan yang terstruktur dalam menciptakan prestasi olahraga.

Penyediaan Sarana Tryout dan Pertandingan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional. Melaksanakan agenda nomor 26 yakni Lampung Ramah Anak dan Perempuan, Kegiatan Pokja Bunda PAUD dan GOPTKI Provinsi Lampung Terlaksananya program Bunda PAUD Provinsi Lampung dalam perlindungan anak dan perempuan serta terciptanya layanan pendidikan anak usia dini serta parenting yang berkualitas di Provinsi Lampung.

Keenam, terkait UPTD Taman Budaya, Disbud Lampung dengan Penyelenggaraan Liga Seni Tingkat SLTA Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Workshop Seni Bagi Guru Seni Budaya Se-Provinsi Lampung sebagai pembekalan Liga Seni, Meningkatkan pertumbuhan, pengembangan kekayaan seni budaya daerah Lampung terus berkelanjutan dan berkualitas dan kemampuan mengembangkan potensi serta sebagai proses mengaktualisasi Guru Seni Budaya, Seniman dan membuat Buku tentang Seni Budaya  Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pameran Lukisan Bagi Seniman Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pameran Seni Krita Bagi SMA-SMK Se-Provinsi Lampung Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Ketujuh, terkait UPTD Balai TIK, Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 3 yakni  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, dengan agenda kerja nomor 15 yakni Smart School.

Program SMART  Teacher terdiri dari kegiatan Pelatihan & Workshop Pembuatan Konten Pembelajaran Terpadu  (MGMP) –> Literasi Digital Daerah dan Pelatihan & Hardskil Guru PKWU dengan pelaku usaha ekonomi kreatif dan Pengimbasan kepada seluruh guru pada satuan Pendidikan serta Pembuatan Konten  Pembelajaran untuk SMA/SMK/PKLK.

Output Kegiataannya meliputi  Pelatihan Pembuatan Konten & Evaluasi  Pembelajaran Terpadu SMA sebanyak 180 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher), Pelatihan Pembuatan Konten & Evaluasi  Pembelajaran Terpadu SLB sebanyak 125 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher), Pelatihan Hardskil Guru PKWU  SMA sebanyak 60 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher) dan IHT pada 7 Cabang Dinas se Provinsi Lampung Pengimbasan kepada seluruh guru sebanyak 420 Guru serta Pembuatan konten pembelajaran terpadu SMA/SMK dan SLB  sebanyak 90 Konten.

Program SMART  Student terdiri dari Pelatihan Vokasi bagi Siswa dan Pembuatan dan pendampingan Start Up Bussines sebagai wahana inkubasi bisnis untuk siswa, Output Kegiataannya meliputi : Pelatihan Vokasi Bagi Siswa (SMA )  120 Siswa  se Provinsi Lampung (Smart  Student) dan Pembuatan MoU pendampingan Start Up Bussines melalui Koperasi Sekolah sebanyak   15 Sekolah  (Smart Student).

Program SMART Curiculum yaitu Kurikulum Smart School Lampung Berjaya (Dual Track), Dinas Pendidikan & Kebudayaan mendorong percepatan penyusunan kerangka pembelajaran kurikulum (Dual Track) yang sesuai dengan tujuan Smart School.

SMART Facility terdiri dari Perangkat Pendukung kerja untuk wirausaha dan Penyediaan Smart Classroom ( Workspace for Education). Output Kegiataannya meliputi : Bantuan Peralatan Pendukung Kewirausahaan untuk 15 Sekolah (Smart  Facility) dan 9 Sekolah peneriman bantuan smartclass Room (Smart  Facility).

SMART Environment yaitu   Environtment Intrenal (go Green School), Wujud pengelolaan lingkungan yang pintar dengan memperhatikan lingkungan hidup dalam lingkungan sekitar sekolah dengan membuat komitmen bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung dalam mewujudkan go Green School dan menjadi calon Sekolah Adiwiyata Provinsi  2023 sebanyak 15 Sekolah.

Kedelapan terkait UPTD Meseum Lampung,  Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama, dengan agenda kegiatan nomor 33 yakni APBD Rakyat Berjaya.

Program Pengelolaan Permuseuman salah satunya melalui Kegiatan Peningkatan Pelayanan Dan Akses Masyarakat Terhadap Museum. Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Dengan meningkatnya pengunjung yang berkunjung ke museum provinsi lampung, maka secara tidak langsung akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjualan tiket masuk ke museum lampung bagi para pengunjung).

 

Pada Tahun 2024, Dinas Dikbud Provinsi Lampung telah mengadakan kegiatan yakni, Pertama melaksanakan Misi nomor 1 yakni Menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman, dan damai, dengan agenda Lampung Kaya Festival, dengan capaian adalah Gerakan Seniman Masuk Sekolah.

Kedua, untuk tingkat SMA melaksanakan Misi nomor 12 yakni mendorong Kompetensi Festival Seni/Olahraga, Gerakan Malu Menganggur, Mencetak Wirausaha Muda, Pendirian Gelanggang Remaja Anak Muda Berjaya, dengan agenda kerja nomor 12 yakni Anak Muda Berjaya.

Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Ikut Serta pada setiap Event Lomba Lomba Kesiswaan yang dilaksanakan secara Luring/tatap muka dan Berjenjang dengan dukungan kinerja oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah {MKKS SMA} di 15 Kabupaten Kota dan Provinsi).

Bantuan Penyelenggaraan SMA Program Dual Track Untuk 30 Sekolah dengan output 200 siswa jenjang SMA memiliki sertifikat komptensi di Dunia Usaha (DUDI) dalam dukungan Gerakan Malu Menganggur dan Mencetak Wirausaha Muda dalam menekan angka penganggur generasi muda berjaya.

Dan Misi nomor 21 yakni Bea-Mahasiswa Pertanian yang disediakan khusus bagi mahasiswa yang berprestasi dalam upaya mendorong minat generasi muda pada bidang pertanian, dengan Program Program Pengelolaan Pendidikan, Kegiatan Pengelolaan Pendidikan Jenjang SMA Sub Kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Menengah Atas. Dengan capaian Menyalurkan Beasiswa untuk 100 Mahasiwa Universitas Lampung Fakultas Pertanian dan 100 Mahasiswa Politknik Negeri Lampung Prodi Pertanian.

Ketiga, Untuk Tingkat SMK, Pelaksanaan Lomba Tingkat Provinsi dan Nasional yaitu FLS2N, O2SN, dan untuk LKS tingkat Nasional dilaksanakan di Provinsi Lampung pada tanggl 19 s.d. 24 Agustus Tahun 2024.

Pada Tahun 2024 BOSDA diberikan kepada 4.973 siswa jenjang SMK dengan anggaran sebesar Rp.1.560.000/per orang/tahun. Alokasi anggaran BOSDA jenjang SMK Membantu biaya operasional Sekolah, Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan Negeri/Swasta, Memberikan kesempatan yang setara bagi peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

Mengadakan Revitalisasi SMK Mengintegrasikan SMK ke dunia kerja (Kurikulum Magang), Konsep SMK Pusat Keunggulan (SMK) yang sampai saat ini di Lampung terdapat 59 SMK dengan berbagai jurusan unggulan. SMK ini selain mengembangkan kualitas SMK itu sendiri juga bertindak sebagai rujukan bagi sekolah lain pada jurusan yang sesuai dengan konsep rujukan aliaansi, dimana sekolah rujukan akan mengimbaskan kepada sekolah aliansinya.

Terbentuknya 16 SMKN Badan Layanan Daerah di Provinsi Lampung di dasari oleh Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia.

Pada tahun 2022 Pemerintah Kembali mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 64 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi dan Peraturan  Menteri   Dalam   Negeri   Nomor   79  Tahun   2018  tentang   Badan   Layanan Umum  Daerah, sebelumnya, SMK Negeri di Provinsi Lampung belum ada yang menerapkan sebagai SMK BLUD.

Kelima, Bidang Pendidikan Khusus, Dinas Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 2 yakni Mewujudkan “good governance” untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan publik”, Misi nomor 3 yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas.

Melaksanakan agenda nomor 26 yakni Lampung Ramah Anak dan Perempuan, Kegiatan Pokja Bunda PAUD dan GOPTKI Provinsi Lampung Terlaksananya program Bunda PAUD Provinsi Lampung dalam perlindungan anak dan perempuan serta terciptanya layanan pendidikan anak usia dini serta parenting yang berkualitas di Provinsi Lampung.

Melaksanakan agenda nomor 27 yakni Anak Muda Berjaya dengan  Kegiatan FLS2N, LKSN dan O2SN Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Tingkat Provinsi dan Nasional Tersedianya sarana penyaluran minat, bakat dan kreatifitas peserta didik dalam rangka mewujudkan prestasi terbaik untuk Provinsi Lampung.

Pembinaan dan Pengembangan SLB se-Provinsi Lampung Terwujudnya dukungan untuk siswa-siswi SLB dalam rangka berkreasi dalam perwujudan prestasi melalui seni dan keterampilan yang dimiliki dalam pengembangan ekonomi.

Melaksanakan agenda nomor 29 yakni Penyediaan Makan Minum Bergizi Siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan gizi makan minum atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam rangka pelatihan dan pembelajaran sehari-hari.

Penyediaan Gaji dan Insentif Pelatih Kecabangan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Terealisasinya kesejahteraan tenaga pelatih olahraga dan motivasi dalam pelaksanaan sistem pelatihan yang terstruktur dalam menciptakan prestasi olahraga.

Penyediaan Sarana Tryout dan Pertandingan pada SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya sarana dan operasional atlit siswa-siswi SMA Negeri Olahraga Lampung dalam mengikuti event kejuaraan, kompetisi dan pertandingan tingkat Nasional. Penyediaan Peralatan dan Perbaikan Sarana Olahraga di SMA Negeri Olahraga Lampung Tersedianya dukungan peralatan olahraga berstandar nasional dan internasional dalam latihan di SMA Negeri Olahraga Lampung.

Keenam, terkait UPTD Taman Budaya, Disbud Lampung dengan Kegiatan Pekan Kebugayaan Daerah (PKD), Menumbuh kembangkan komunitas seni pertunjukan di Provinsi Lampung yang berkualitas dan Meningkatkan kemampuan masyarakat seni yang profesional, kreatif, inovatif dalam melaksanakan kegiatan kesenian menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Liga Seni Tingkat SLTA Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Workshop Seni Bagi Guru Seni Budaya Se-Provinsi Lampung sebagai pembekalan Liga Seni, Meningkatkan pertumbuhan, pengembangan kekayaan seni budaya daerah Lampung terus berkelanjutan dan berkualitas dan kemampuan mengembangkan potensi serta sebagai proses mengaktualisasi Guru Seni Budaya, Seniman dan membuat Buku tentang Seni Budaya  Lampung Berjaya.

Penyelenggaraan Pengalian Seni Musik di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang Barat, Meningkatkan pelestarian, pewarisan keberadaan seni  dan pengembangan seni tradisi di tingkat daerah (Provinsi) dan dapat diwujudkan secara tepat dan berkesinambungan menuju Lampun g Berjaya.

Penyelenggaraan Pameran Lukisan Bagi Seniman Se-Provinsi Lampung dan Pameran Lukisan Bagi Pelajar Se-Provinsi Lampung, Menciptakan  kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut dan Imajinasi karya seakan mengalir dan menarik daya menuju Lampung Berjaya.

Gelar Seni Pertunjukan, Menumbuh kembangkan komunitas seni pertunjukan di Provinsi Lampung yang berkualitas dan Meningkatkan kemampuan masyarakat seni yang profesional, kreatif, inovatif dalam melaksanakan kegiatan kesenian menuju Lampung Berjaya.

Ketujuh, terkait UPTD Balai TIK, Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 3 yakni  Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, dengan agenda kerja nomor 15 yakni Smart School.

Program SMART  Teacher terdiri dari  Pelatihan & Workshop Pembuatan Konten Pembelajaran Terpadu  (MGMP) –> Literasi Digital Daerah dan Pelatihan & Hardskil Guru PKWU dengan pelaku usaha ekonomi kreatif, Pengimbasan kepada seluruh guru pada satuan Pendidikan dan  Pembuatan Konten  Pembelajaran untuk SMA/SMK/PKLK.

Output Kegiataannya meliputi Pelatihan Hardskil Guru PKWU  SMA sebanyak 60 Guru se Provinsi Lampung (Smart Teacher) dan IHT pada 7 Cabang Dinas se Provinsi Lampung Pengimbasan kepada seluruh guru sebanyak 420 Guru serta Pembuatan konten pembelajaran terpadu SMA/SMK dan SLB  sebanyak 80 Konten.

Program SMART  Student terdiri dari Pelatihan Vokasi bagi Siswa dan  Pembuatan dan pendampingan Start Up Bussines sebagai wahana inkubasi bisnis untuk siswa. Output Kegiataannya meliputi  Pelatihan Vokasi Bagi Siswa (SMA)  120 Siswa  se Provinsi Lampung (Smart  Student).

SMART Environment yaitu   Environtment Intrenal (go Green School) dan Ekspose & Promotion Kegiatan, Wujud pengelolaan lingkungan yang pintar dengan memperhatikan lingkungan hidup dalam lingkungan sekitar sekolah dengan membuat komitmen bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung dalam mewujudkan go Green School dan menjadi calon Sekolah Adiwiyata Provinsi  2024 sebanyak 15 Sekolah  dan 3 Ekspose & Lomba Sekolah.

Kedelapan terkait UPTD Meseum Lampung,  Disbud Lampung telah melaksanakan Misi nomor 6 yakni Mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan untuk kesejahteraan bersama, dengan agenda kegiatan nomor 33 yakni APBD Rakyat Berjaya.

Program Pengelolaan Permuseuman salah satunya melalui Kegiatan Peningkatan Pelayanan Dan Akses Masyarakat Terhadap Museum. Dukungan tidak secara langsung hanya bersifat koordinasi (Dengan meningkatnya pengunjung yang berkunjung ke museum provinsi lampung, maka secara tidak langsung akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penjualan tiket masuk ke museum lampung bagi para pengunjung).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *