Dinas PPPA Provinsi Lampung Bertabur Program dan Penghargaan, Sukses jabarkan 33 Janji Kerja Gubernur

 

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung (Dinas PPPA Provinsi Lampung) dalam merealisasikan 33 Janji Agenda Kerja Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, terfokus pada Agenda Misi 3 (tiga) yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas dengan 2 (dua) agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota)

Berdasarkan data yang dihimpun gindhaansoriwayka.com dari  Dr. Fitrianita Damhuri, S.STP., M.Si.  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung (Dinas PPPA Provinsi Lampung), berikut ini akan disampaikan capaiannya sejak tahun 2019 hingga 2024 selama Arinal Djunaidi menjabat sebagai Gubernur Lampung.

 

Pada Tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung telah melaksanakan agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dengan 4 (empat) Program yakni Pertama, Program Peningkatan Pemberdayaan Ekonomi Dan Kesejahteraan Perempuan.

Dukungan pada kegiatan ini berupa pelaksanaan pelatihan ekonomi kreatif terhadap 450 orang perempuan miskin dari 15 Kab/Kota , pelatihan berupa industri rumahan (pembuatan keripik singkong, keripik pisang, kelanting, emping, roti dari tiwul, sulam tapis, sulam usus, sulam kepang,) di setiap kab/Kota sebanyak 30 peserta.

Selain itu, Dukungan berupa pelaksanaan penilaian P3KSS dan GSI terhadap 8 (delapan) kabupaten/kota dalam rangka untuk mengetahui sejauh mana peran pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan dalam peningkatan peran perempuan keluarga sehat sejahtera.

Kedua, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Serta Pencegahan Dan Penanganan Trafficking, Kdrt, Dan Pelecehan Seksual.

Pada Kegiatan ini Dinas PPPA Provinsi Lampung telah merealisasikannya dengan capaian yakni Dukungan berupa Pendampingan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak sebanyak 151 Kasus, terdiri dari 37 kasus perempuan dan 114 Kasus anak.

Selain itu memberikan Dukungan berupa Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan TPPO Tahun 2019 dengan peserta sebanyak 80 orang dari unsur Lembaga Masyrakat peduli TPPO Satgas PPA Kab./Kota,PJTKI, , mengikutui FP3A Se- Sumatera.

Dukungan berupa melaksanakan Koordinasi Gugus Tugas TPPO Provinsi Lampung, dengan peserta sebanyak 60 orang terdiri dari Lintas OPD Terkait TPPO.

Dukungan berupa pelayanan medis terhadap korban kekerasan di UPT-PKTK RSUMD Abdul Moeluk sebanyak 41 korban yang terdiri dari : Pencabulan sebanyak 21 orang, dan KDRT sebanyak 20 orang.

Dukungan berupa Sosialisasi Pencegahan KDRT Tahun 2019 di Begadang Resto, dengan Peserta sebanyak 60 orang dari organisasi wanita dan pemuda.

Dan Dukungan berupa Minitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pembentukan Desa/Kelurahan Perlidungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM), Rangka Koordinasi dan Pemantauan Kasus Tindak Kekerasan Terhadap Anak di bawah umur (Prostitusi Online), Penguatan Implementsi PATBM di Provinsi LampungTahun 2019 dengan peserta sebanyak 60 orang dari 15 Kab./Kota terdiri dari unsur Fasilitator PATBM, Kadis PPPA dan Kader PATBM.

Serta dukungan berupa kegiatan Rapat Koordinasi  dalam Pembinaan dan Evaluasi Kebijakan terkait P3AKS Kab./Kota dan Tim Kelompok Kerja P3AKS dalam Pembahasan Penyusunan RAD Tahun 2020 – 2024, dengan peserta berjumlah 30 orang terdiri dari OPD terkait, dan Mengadakan Sosialisasi tentang P3Aks di Kab. Lampung Selatan.

Ketiga, Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender Dan Anak Dengan Dukungan berupa Rapat Kelompok Kerja PUG dengan peserta berjumlah 50 orang dari setiap OPD dari seluruh OPD di Provinsi Lampung.

Keempat, Program Peningkatan Peran Serta Dan Kesetaraan Gender Dalam Pembangunan. Dukungan Up Dating Data Terpilah Gender dan Anak Tahun 2020 dan Dukungan berupa Fasilitasi Penguatan Sinergi Forum PUSPA Provinsi Lampung Tahun 2019. Dengan Peserta sebanyak 35 orang peserta.

Selain itu, Dukungan berupa Sosialisasi tentang Penguatan Parisipasi Masyarakat Dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Anak, dengan jumlah peserta 35 orang  terdiri dari Guru Bimbingan Konseling dan Siswa Pengurus OSIS, Sosialisasi Partsipasi Media dalam Pemberitaan yang responsif gender dan Ramah Anak, dengan jumlah peserta 35 orang terdiri dari Redaksi / Editing Pemberitaan, dan Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dalam Pemenuhan Hak-Hak Anak (PHA), peserta sebanyak 35 orang terdiri dari Lembaga Masyarakat dan Komunitas seperti Jenis Forum Puspa, Sahabat Pulau, Sahabat Difabel, Global Youth Indonesia, skala  PKBI, Kasmpunh Jendela Lampung, Forum Perempuan Barisan Srikandi, JJE  B. lampung, Komunitas Dongeng, Generasi Tanpa Rokok, Dakocan Kampung Dongeng dan Getar.

 

Dalam rangka melaksanakan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni  Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik
ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota) pada tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung Juga telah melaksanakan Program Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Serta Pencegahan Dan Penanganan Trafficking, Kdrt, Dan Pelecehan Seksual.

Dukungan berupa melakukan Seleksi untuk Forum Anak Daerah (FAD) di 15 Kab./Kota dengan peserta sebanyak 60 orang yang terdiri dari masing-masing Kab./Kota 4 orang siswa/siswi SMP dan SMA dan menghadiri Hari Anak Nasional di makasar  yang terdiri dari 15 Anak Forum Anak Daerah di 15 Kab./kota.

Selain itu, Dukungan berupa dilakukan verifikasi lapangan oleh Kemen PPPA-RI dan Lembaga Independen dalam rangka penentuan Kab/Kota Layak Anak. Tgl 23 Juli 2019, Provinsi Lampung meraih penghargaan penggerak Kab/Kota Layak Anak pada puncak acara Peringatan HAN beserta 7 Kab/Kota juga mendapatkan penghargaan KLA yaitu : Lampung Timur & Bandar Lampung dengan predikat Tingkat Madya,sedangkan Lampung Selatan, Pringsewu,Metro, Way Kanan,Lampung Tengah mendapatkan Predikat Tingkat Pratama.

Dan Dukungan berupa Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Puskesmas Ramah Anak (PRA) sebanyak 50 peserta terdiri dari 15 peserta Dinas Kesehatan, 15 Peserta Dinas Pendidikan, 20 peserta Dinas PPPA prov. Lampung dan PPPA 15 Kab/Kota Se- Provinsi Lampung, Sosialisasi Kab/Kota Layak Anak dan Kab/Kota peduli HAM, dengan jumlah peserta sebanyak 90 orang yang terdiri dari pada Kepala   Dinas PPPA, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan Kab/Kota se Provinsi Lampung,  pelatihan KLA berbasis Website dan terlaksananya Sosialisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) dan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) KLA di Kab.Kota se Provinsi Lampung dan Sosialisasi Kab./Kota Layak Anak dengan Peserta 90 orang dari unsur OPD Terkait, Polda, Kejati, Kemenkumham, Dinas PPPA Kab./Kota se- Provinsi Lampung, Bappeda 15 Kab/Kota se- Provinsi Lampung.

 

Pada Tahun 2020 Dinas PPPA Provinsi Lampung telah melaksanakan agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dengan 5 (lima) Program yakni Pertama, Program Penguatan Kelembagaan Pengarusutamaan Gender, Pemberdayaan Perempuan, Ekonomi Dan Kesejahteraan Keluarga. Dukungan berupa melaksanakan Sosialisasi Aplikasi APE bagi 15 Kab/Kota, dan Rapat Pokja PUG & Pocal Point PUG.

Kedua, Program Perlindugan Perempuan Dan Anak Dalam Pencegahan Dan Penanganan Trafficking, Kekerasan, Pelecehan Seksual Serta Pada Situasi Khusus Dan Darurat.

Dukungan berupa  Sosialisasi GP2SP Di Hotel Marcopolo dengan peserta berjumlah 60 orang dari OPD terkait dan Perusahaan, pelatihan kader P3AKS (Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam Konflik Sosial)  di Kab Pesibar dan tanggamus, dan Pelayanan Medis UPT PKTK sebanyak 120 penanganan medis terdiri dari kasus asusila sebanyak 58 orang, KDRT 61 orang dan penganiayaan 1 orang.

Ketiga, Program Operasional Pelayanan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak, Dukungan berupa Pelayanan pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak sebanyak 118 kasus (77 kasus perempuan, 41 kasus anak laki-laki dan perempuan) dan operasional rumah aman bagi korban kekerasan.

Keempat, Program Penyelenggaraan Sistem Data Gender Dan Anak Serta Partisipasi Masyarakat Dalam Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Dukungan berupa Publikasi PPPA di 4 kabupaten/kota.

Kelima, Program Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Dukungan berupa Kegiata Sosialisasi penguatan program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi remaja (KRR) bagi mahasiswa/I SMKN/S SMAN/S Bandar Lampung, dan pembinaan dan monitoring penguatan program KB di Kab. Pesisir Barat, Mesuji, dan Tulang Bawang.

 

Dalam rangka melaksanakan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik
ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota) pada tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung Juga telah melaksanakan Program Perlindungan Dan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak.

Dukungan berupa Pelatihan Penguatan SRA dan PRA di Hotel Yunna terdiri dari 50 peserta dari 15 Kab/Kota, dan Rapat Evaluasi Kota Layak Anak (KLA) di Hotel Grand Praba dengan Peserta 55 peserta dari 15 Kab./Kota

 

Pada Tahun 2021, Dinas PPPA Provinsi Lampung telah melaksanakan agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dengan 7 (tujuh) Program yakni Pertama, Program Pengarusutamaan Gender Dan Pemberdayaan Perempuan.

Pada kegiatan ini, Dukungan berupa Pelaksanaan Bimbingan Teknis Ekonomi Kreatif terhadap 377 orang Perempuan Kepala Keluarga/PEKKA Miskin Pedesaan di 13 Kabupaten (masing-masing Kab. 29 Peserta) dan Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Validasi dan Verifikasi data APE di 15 Kabupaten/Kota dan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Provinsi Lampung Tahun 2020.

Kedua, Program Perlindungan Perempuan, pada program ini Dukungan berupa Layanan Pendampingan Kasus Perempuan dan Anak sebanyak 134 Kasus terdiri dari : Perempuan Dewasa 23 Kasus, Anak Perempuan 93 Kasus, dan Anak Laki-laki 18 Kasus.

Dukungan berupa Pelaksanaan Rapat Koordinasi dengan Tim Gugus Tugas TPPO dengan peserta 60 orang dari unsur OPD Lain berjumlah 45 orang dan Dinas PP dan PA Provinsi Lampung, dan Pelaksanaan Rapat Koordinasi Sosialisasi GP2SP pada Tanggal 02 November 2021, Bertempat di Hotel Whizz Prime dengan Jumlah peserta sebanyak 60 orang dari unsur OPD Kab./Kota, Serikat Buruh dan Para Pengusaha.

Dukungan berupa Penanganan Medis Terhadap Korban Kekerasan Perempuan dan Anak di R.S Abdul Moeloek berupa Layanan Medis Psikologi, Visum dan Obat-obatan.

Dukungan berupa Pelaksanaan Rapat UPT PKTK dilaksanakan 2 x dan di ikuti oleh 60 orang dengan korban sebanyak 18 orang dengan topic pembahasan Draft MOU SOP Pelalayanan Medis pada UPT PKTK.

Dukungan berupa Sosialisasi Penyusunan RAD P3AKS Tahun 2021 dengan Peserta sebanyak 40 orang dari OPD Provinsi, anggota Pokja P3AKS, di Aula Dinas PP dan PA Prov. Lampung, dan Sosialisasi P3AKS di Kab. Lampung Tengah dengan Peserta 30 orang berasal dari OPD di Pemkab. Lampung Tengah.

Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan apresiasi dari Kemetrian PPPA RI karena merupakan salah satu dari dua Provinsi di Indonesia yang telah mebentuk UPTD PPA diseluruh Kabupaten/Kota.

Ketiga, Program Pengelolaan Sistem Data Gender Dan Anak, Dukungan berupa Bimtek Operator Simponi PPA 2 kali dengan Kabupaten/Kota dengan peserta sebanyak 50 orang.

Keempat, Program Perlindungan Khusus Anak, Dukungan berupa Pembentukan dan TOT Kader PATBM di Kab. Tulang Bawang, Kabupaten Lampung Utara, Kab.Lampung Tengah, Kab. Tanggamus, Kab.Lampung Selatan dan Kota Metro.

Kelima, Program Pengendalian Penduduk, Dukungan berupa  Sosialisasi Pendidikan Kependudukan dengan peserta berjumlah 125 orang se Provinsi Lampung.

Keenam, Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB), Dukungan berupa Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja dengan peserta remaja sebanyak 240 orang.

Ketujuh, Program Pemberdayaan dan Peningkatan keluarga Sejahtera (KS), Dukungan berupa Sosialisasi Edukasi Percepatan Pencegahan Penurunan Angka Stunting dan Pelatihan Kader BKB, BKR, Pola Asuh Anak dan Remaja Provinsi Lampung Tahun 2021 dengan peserta bejumlah 40 orang.

 

Dalam rangka melaksanakan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik
ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota) pada tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung Juga telah melaksanakan Program Pemenuhan Hak Anak (PHA).

Dukungan berupa pelaksanaan Temu Forum Anak Daerah dengan Peserta sebanyak 30 orang (15 Kab./Kota). Dukungan berupa Pelaksanaan Kegiatan Hari Anak Nasional (HAN) dengan Peserta sebanyak 50 anak dari 15 Kab./Kota.

Dukungan berupa Pelatihan Tenaga Layanan  Konselor Pisat pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) se Provinsi Lampung, dengan peserta 55 orang, 45 orang dari Dinas PPPA 15 Kab./Kota, 1 orang dari Perwakilan Salimah, dan 9 orang dari Dinas PPPA Provinsi Lampung.

Dukungan berupa Rapat Evaluasi KLA dalam rangka persiapan Penilaian KLA Berbasis Web Site Tahun 2021, dan Bimtek KHA dan SRA Prov. Lampung,

 

Pada Tahun 2022, Dinas PPPA Provinsi Lampung telah melaksanakan agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dengan 8 (Delapan) Program yakni Pertama, Program Pengarusutamaan Gender Dan Pemberdayaan Perempuan, Dukungan berupa Pelaksanaan Bimbingan Teknis terhadap Perempuan Miskin Kepala Keluarga dengan peserta masing Kabupaten 25 orang di 13 Kabupaten. Jumlah keseluruhan peseta Bimtek 325 orang dan Pelaksanaan Kegiatan Monitoring Rembuk Desa dan Pelatihan Relawan SAPA di 15 Kab. Kota.

Kedua, Program Perlindungan Perempuan, Dukungan berupa Pelaksanaan Rapat Koordinasi GT TPPO BK PMI dan Sosialisasi GP2SP pada Tanggal 30 Maret 2022, dengan peserta berjumlah 40 orang berasal dari OPD, Instansi, Lembaga Urusan Perempuan Pekerja Migran dan Anggota Pokja BK PMI Provinsi Lampung.

Dukungan berupa Pendampingan Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak dengan jumlah korban sebanyak 158 orang terdiri dari persetubuhan 57 kasus, ABH 2 kasus, sodomi 15 kekerasan fisik 14 kasus, incest 9 kasus, KDRT 9 kasus, pencabulan 42 kasus, TPPO/Traficking 1 kasus, Perceraian 1 kasus, Hak Akses Bertemu/Asuh Anak 2 kasus, Penelantaran /Nafkah 2 kasus.Depresi Menghilangkan Nyawa bayi yang baru lahir 2 kasus, Kekerasan berbasis Gender 1 kasus, saksi anak 1 kasus Dan Dukungan berupa Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi P3AKS yang dlaksanakan di Kab. Mesuji dan Kab. Tulang Bawang

Ketiga, Program Peningkatan Kualitas Keluarga, Dukungan berupa Pelatihan Kader P3KSS dan GSI 15 Kab./Kota Se-Provinsi Lampung, dengan peserta sebanyak 45 orang.

Keempat, Program Pengelolaan Sistem Data Gender Dan Anak, Dukungan berupa Launching Sawah Brebes Harmoni di Kec. Tanjung Karang Timiur Kota Bandar Lampung Dinas PP dan PA Bekerja sama dengan Forum Puspa dalam Rangka Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak.

Kelima, Program Perlindungan Khusus Anak, Dukungan berupa Kegiatan Rapat Koordinasi Sistem Peradilan Pidana Anak Provinsi Lampung Tahun 2022 dengan peserta sebanyak 30 orang dari OPD/Instansi anggota SK Pokja SPPA dan Dukungan berupa Pelatihan Fasilitator PATBM bagi Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung.

Keenam, Program Pengendalian Penduduk, Dukungan berupa Sosialisasi Pendidikan Kependudukan Jenjang Remaja (SLTA) doi Provinsi lampung Tahun 2022 dan Pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Kependudukan Jenjang Remaja (SLTA) di Provinsi Lampungtahun 2022 di SMKN 1 Kab. Tanggamus.

Ketujuh, Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB), Dukungan berupa  Kegiatan Kesehatan Reproduksi Remaja Tahun 2022. Sasaran Remaja SMAN dengan Peserta 48 orang. Hasil Memotifasi dan memberi pengetahuan remaja SMA akan pentingnya Kesehatan Reproduksi Remaja.

Kedelapan, Program Pemberdayaan dan Peningkatan keluarga Sejahtera (KS), Dukungan berupa Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2022 dan Dukungan berupa pelatihan Kader BKB, BKR, BKL, tentang peningkatan dan Kemampuan Keluarga dalam Mewujudkan Keluarga Provinsi Lampung Tahun 2022 dengan peserta sebanyak 45 peserta.

 

Dalam rangka melaksanakan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik
ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota) pada tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung Juga telah melaksanakan Program Pemenuhan Hak Anak (PHA), Dukungan berupa Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) KHA, Kelana, dan DEKELA bagi Aparatur Kecamatan Kab/Kota se Provinsi Lampung.

Dukungan berupa Pelaksanaan Kegiatan Temu Anak Forum Anak Daerah (FAD), Dukungan berupa pembinaan Pendampingan (FAD) dalam Rangka Peningkatan Capaian Predikat (KLA),

Dukungan berupa Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pencegahan Perkawinan pada Usia Anak, Dukungan berupa egiatan Penguatan Konselor/Psikolog Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dan Konvensi Hak Anak dan Dukungan berupa Pelatihan System Evaluasi KLA Tahun 2022 berbasis Web Site bagi Kab./Kota se Provinsi Lampung serta Dukungan berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) KHA, Kelana, dan DEKELA bagi Aparatur Kecamatan Kab/Kota se Provinsi Lampung.

 

Pada Tahun 2023, Dinas PPPA Provinsi Lampung telah melaksanakan agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dengan 8 (Delapan) Program yakni Pertama, Program Pengarusutamaan Gender Dan Pemberdayaan Perempuan.

Dukungan berupa Mensukseskan dan Meraih Keterwakilan Perempuan 30 % di Parlemen Provinsi Lampung pada Pemilihan Umum Tahun 2024 (Kaukus Politik Perempuan dan Kaukus Parlemen Perempuan).

Dukungan berupa Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kabupaten/Kota dan terbentuknya Tim Penggerak PUG (Driver PUG) di 5 Kabupaten. Kab. Pesawaran, Kab. Tanggamus, Kab. Pringsewu, Kab. Lampung Barat, Kab. Pesisir Barat.

Dukungan berupa Bimbingan Teknis Ekonomi Kreatif dengan peserta bimtek sebanyak 375 orang, Masing-masing Kab. berjumlah 25 orang di 15 Kabupaten/kota.

Dukungan berupa Pelaksanaan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Monitoring Pelatihan Rembuk Desa dan Pelatihan Relawan SAPA di 15 Kab./Kota

Kedua, Program Perlindungan Perempuan, Dukungan berupa layanan kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak sebanyak 171 korban terdiri dari Persetubuhan 64 kasus, ABH 2, Sodomo 4, Kekerasan Fisik 11, Kekerasan Psikis 1, Hak Akses Bertemu/Asuh Anak 4, Incest 3, KDRT 13, Pencabulan 38, Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik 3, Penyebaran Media Online/ITE 1, Penelantaran/Nafkah,Ekonomi 1, Hak Pendidikan 2, TPPO/Traficking 4, Bullying 3, Konsultasi terkait LGBT 1, Penculikan 1, Terduga Keluarga dari Pelaku Terorisme 13, Perampasan Kemerdekaan 2 kasus.

Dukungan berupa Sosialisasi dan Advokasi Bina Keluarga PMI di kabupaten pesawaran, lampung tengah dan lampung timur dan Dukungan berupa Kegiatan Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Perlindungan Korban Kekerasan (FK-PKK) yang diikuti oleh peserta sebanyak 40 orang peserta anggota FK-PKK.

Dukungan Berupa Pelaksanaan Kegiatan Rapat Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam Konflik Sosial (P3AKS) dan Dukungan berupa Kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas bagi Anak Berhadapan dengan Hukum ABH di LAPAS Kelas II Bandar Lampung (Pelatihan Body Repair dan Custom Motor dan Pelatihan Refleksi dan Pijat Tradisional) di Griya Abbi Praya Way Huwi.

Ketiga, Program Peningkatan Kualitas Keluarga, Dukungan berupa elaksanaan Pelatihan Konselor pada Kegiatan Ketahanan Keluarga pada Lokus Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) dengan peserta sebanyak 75 orang Bertempat di Hotel Dee Greend.

Keempat, Program Pengelolaan Sistem Data Gender Dan Anak, Dukungan berupa Sosialisasi Media Ramah Perempuan dan Anak bersam dengan Media Elektronik dan Media Cetak.

Kelima, Program Perlindungan Khusus Anak, Dukungan berupa Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas bagi ABH di Lapas Kelas II Bandar Lampung ( Workshop Bahaya Narkoba dan Pencegahan Kekambuhannyal)) di Griya Abbi Praya Way Huwi.

Dukungan berupa Pelaksanaan Pelatihan Menejemen Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Provinsi Lampung Tahun 2023 dan Dukungan berupa Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Penguatan Program dan Kader PATBM.

Keenam, Program Pengendalian Penduduk, Dukungan berupa Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Pentingnya Perencanaan Keluarga saat Remaja dalam Rangka Pengendaian Penduduk Tahun 2023, dengan jumlah peserta sebanyak 200 siswa/siswi dan Guru BK untuk Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandar Lampung.

Ketujuh, Program Pembinaan Keluarga Berencana (KB), dukungan berupa Pelaksanaan Sosialisasi Pentingnya Kesehatan Reproduksi bagi Remaja Provinsi lampung 2023 si SMAN 1 Ngambur Kab. Pesisir Barat dan Sekincau LBR SMAN 1 Baradatu Kab. Way Kanan. Dengan peserta sebanyak 50 orang siswa/siswi 472 dan Guru BK 3 orang.

Kedelapan, Program Pemberdayaan dan Peningkatan keluarga Sejahtera (KS), Dukungan berupa Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi  Pencegahan dan Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting Provinsi Lampung Tahun 2023 dengan Peserta 300 orang dari 15 Kab/Kota se-Provinsi Lampung. Masing-masing Kab/Kota terdiri dari 20 orang.

Dukungan berupa Sosialisasi Ketahanan Keluarga utnuk meningatkan kesejahteraan keluarga dalam upaya pencegahan Stunting Provinsi Lampung Tahun 2023. Dengan Jumlah Peserta sebanyak  175 orang, per Kab/Kota terdiri dari 35 orang dar unsur Kader BKB, BKR dan BKL, Tim Pendamping Keluarga dan Keluarga Stunting atau yang berisiko Stunting.

 

Dalam rangka melaksanakan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni  Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik
ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota) pada tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung Juga telah melaksanakan Program Pemenuhan Hak Anak (PHA).

Dukungan berupa Pengukuhan dan Pembinaan Forum Anak Daerah Tingkat Desa Tahun 2023 di Kab. Mesuji, Kab. Tulang Bawang Barat, Kab. Way Kanan, dan Kab. Lampung Utara.

Dukungan berupa Kegiatan Pelaksanaan Training Off Trainer (TOT) Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan Dukungan berupa Kegiatan Pelatihan System Website KLA Tahun 2023.

 

Pada Tahun 2024, Dinas PPPA Provinsi Lampung telah melaksanakan agenda kerja nomor  10 (sepuluh)  yakni Perempuan Berjaya : memandirikan perempuan secara ekonomi, pengarusutamaan gender dan pendampingan hukum perempuan dengan 2 (Dua) Program yakni Pertama, Program Pengarusutamaan Gender Dan Pemberdayaan Perempuan.

Dukungan berupa Bimbingan teknis ekonomi kreatif bagi perempuan kepala keluarga di kabupaten Tanggamus dan prinsewu dengan peserta sebanyak @25 orang dan Dukungan berupa pelatihan rembuk desa dan relawan SAPA (sahabat perempuan dan anak) di kabupaten Tanggamus dan pringsewu dengan peserta sebanyak @20 orang.

Kedua, Program perlindungan perempuan, Dukungan berupa layanan pendampingan kasus sebanyak 32 kasus dan 38 korban yang terdiri dari kekerasan fisik (4), pencabulan anak (14), persetubuhan anak (8), kekerasan seksual (1), hak asuh anak (4), dan sodomi (1) dan Dukungan berupa sosialisasi dan advokasi Bina keluarga PMI (Pekerja Migran indonesia) di kota Metro sebanyak 60 orang.

 

Dalam rangka melaksanakan agenda kerja nomor 11 (sebelas) yakni Lampung Ramah Perempuan dan Anak : mengembangkan fasilitas dan ruang publik
ramah perempuan dan anak, menurunkan tingkat kematian ibu dan anak (bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota) pada tahun 2019, Dinas PPPA Provinsi Lampung Juga telah melaksanakan Program Pemenuhan Hak Anak (PHA), Dukungan berupa kegiatan evaluasi Kabupaten/Kota layak Anak berbasis web site tahun 2024.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *