Law Firm
KPKAD
LBH

8. upah

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on google
Share on telegram
Share on pinterest

Comments 2

  1. Timor Fero Sibarani says:

    Kesimpulan :
    Berdasarkan Pasal 1 ayat 30 UU 13/2003 : Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang.

    Upah terbagi atas 2 sudut yaitu :
    A. Upah dari Sudut Nilai
    1. Upah Nominal, yaitu jumlah yang berupa uang
    2. Upah Riil, yaitu banyaknya barang yang dapat dibeli dengan jumlah uang itu

    B. Upah dari Sudut Bentuk
    1. Upah berupa uang
    2. Upah berupa barang, termasuk pengobatan, perawatan, pengangkutan, perumahan, jasa dan sebagainya

  2. Nama : Renia Pragusta Putri
    Npm : 20211255

    Kesimpulan,
    Upah Kerja adalah unsur penting yang berpengaruh terhadap kehidupan pekerja karena upah kerja merupakan sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup pekerja dan keluarganya baik berupa sandang, pangan, papan maupun kebutuhan lainnya. Upah kerja merupakan imbalan yang diterima oleh pekerja atas jasa yang diberikan dalam memproduksi atau barang atau jasa diperusahaan.

    Upah Kerja harus sebanding dengan kontribusi dan produktivitas pekerja dalam perusahaan. Pasal 1 ayat (30) UU 13/2003, upah adalah hak pekerja atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada buruh atau pekerja.

    a. Upah dari sudut nilai dibagi menjadi 2 (Upah nominal dan Upah Riil), upah dari sudut bentuk dibagi menjadi 2 (Upah berupa uang dan upah berupa barang).

    b. 5 macam teori pengupahan yaitu :
    1. Teori upah hukum alam
    2. Teori upah hukum besi
    3. Teori persediaan upah atau teori dana upah
    4. Teori upah etika
    5. Teori upah sosial

    Dalam pasal 89 UUK tersebut, upah minimum dan provinsi ditetapkan Gubernur dengan memperhatikan rekomendasi dari dewan pengupahan provinsi dan/Bupati Walikota.Sedangkan penghitungan komponen serta pelaksanaan tahapan pencarian kebutuhan hidup layak diatur dengan keputusan menteri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: